IPNU-IPPNU Geger & Kokop Saingi Pejabat Negara di Ibu Kota NEWS WARTA 

IPNU-IPPNU Geger & Kokop Saingi Pejabat Negara di Ibu Kota

Bangkalan IPNU Online (www.ipnu.or.id) – Minggu 21 Agustus 2016 Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (PAC IPNU-IPPNU) Kec Geger dan Kec Kokop Bangkalan Madura bekoalisi dalam memperingati DIRGAHAYU RI Ke 71 yang dilaksanakan di Lapangan kerapan sapi Serrang Anom Punk Bidheng Katol Barat Geger Bangkalan Madura. Dalam acara yang dihadiri sekitar seribu hadirin tersebut rekan Mustam sebagai ketua pelaksana menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut serta dalam mensukseskan acara tersebut, selain itu dia juga mohon ma’af atas segala kekurangan yang…

lanjutkan
Cerpen Sedih, Janji Terakhir WARTA 

Cerpen Sedih, Janji Terakhir

Pagi ini dia datang menemuiku, duduk di sampingku dan tersenyum menatapku. Aku benar-benar tak berdaya melihat tatapan itu, tatapan yang begitu hangat, penuh harap dan selalu membuatku bisa memaafkannya. Aku sadar, aku sangat mencintainya, aku tidak ingin kehilangan dia., meski dia sering menyakiti hatiku dan membuatku menangis. Tidak hanya itu, akupun kehilangan sahabatku, aku tidak peduli dengan perkataan orang lain tentang aku. Aku akan tetap memaafkan Elga, meskipun dia sering menghianati cintaku. “Aku gak tau harus bilang apa lagi, buat kesekian kalinya kamu selingkuh! Kamu udah ngancurin kepercayaan aku!” Aku…

lanjutkan
Subchan ZE: Nyawanya Lenyap Bersama Sejarahnya TOKOH WARTA 

Subchan ZE: Nyawanya Lenyap Bersama Sejarahnya

12345► Jakarta 27/08/2016 Nama lengkapnya Subchan Zaenuri Echsan. Lebih populer dipanggil Subchan ZE. Tokoh muda NU inspirator suburnya gerakan pemuda dan mahasiswa di Indonesia seperti HMI, PMII, GMNI, PMKRI, dll. Figur politik yang tajam, pemberontak, dan berani melawan rezim Presiden Soeharto. Meninggal misterius dalam kecelakaan di Riyadh, Arab Saudi di usia 42 tahun dalam sebuah operasi intelijen. Nama Subchan dihapus oleh rezim Orde Baru dari sejarah Indonesia. Subchan ZE lahir di Kepanjen, Malang Selatan, 22 Mei 1931. Tumbuh di lingkungan santri di Kudus. Anak keempat dari 13 bersaudara. Ayahnya H…

lanjutkan
Ini Tips Kontingen Pagar Nusa Gorontalo Raih Juara Umum Ketiga NEWS WARTA 

Ini Tips Kontingen Pagar Nusa Gorontalo Raih Juara Umum Ketiga

12345► Jakarta, PP IPNU Belasan pesilat NU Pagar Nusa Gorontalo muncul sebagai kontingen dengan perolehan medali terbanyak ketiga pada Kejurnas II dan Festival Nasional Pagar Nusa di Padepokan Silat Indonesia, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Kamis (25/8) sore. Mereka yang umumnya masih duduk di bangku sekolah menyambut kejurnas dengan refreshing terlebih dahulu. Menurut salah seorang pendekar Pagar Nusa Gorontalo Fadhilah, pesilat Pagar Nusa kontingen Gorontalo tidak melakukan persiapan istimewa. Para pesilat Gorontalo berlatih seperti kontingen lainnya. “Kita sepekan latihan hampir empat kali. Senin, Rabu, Kamis, dan Ahad. Kita…

lanjutkan
PP IPNU : Kebijakan Pemerintah Tentang Wacana Kenaikan Harga Rokok NEWS WARTA 

PP IPNU : Kebijakan Pemerintah Tentang Wacana Kenaikan Harga Rokok

12345► (Muslim Pulungan : Wakil Ketua Umum PP IPNU) Jakarta 22/08/2016 Beberapa minggu terakhir, isu kenaikan harga rokok di Indonesia sangat Ramai. Wacana tersebut menarik perhatian berbagai pihak, baik dikalangan pemerintah maupun swasta. Isu kenaikan harga ini memang sedang digodok oleh pemeritah, hasil riset Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) Berdasarkan hasil visual PKPA jumlah perokok dikalangan pelajar di Indonesia yaitu 37% jumlah ini akan terus meningkat bahkan 10% perokok adalah usia 10 tahun, ini menunjukkan tingginya pengkonsumsi rokok dikalangan pelajar.

lanjutkan
Inilah Santri Juara Internasional yang Anak Pedagang Rombeng NEWS WARTA 

Inilah Santri Juara Internasional yang Anak Pedagang Rombeng

Jember 22/08/2016 Nama Izza Nur Layla, dalam beberapa hari terakhir ini tiba-tiba mencuat bak meteor menyusul keberhasilannya  meraih medali emas dalam ajang kompetisi internasional bidang agribisnis di Thailand. Dia adalah satu dari dua santri Indonesia yang meraih jawara dalam ajang bergensi tersebut. Menurut wakil pengasuh Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris), Antirogo, Jember, Robith Qoshidi, santrinya itu memang tergolong anak yang cedas, sejak duduk di bangku Tsanwiyah hingga Aliyah. no images were found “Dia kader Aswaja yang cerdas. Dia hafal alfiah, dia paham dalil-dalil tahlil, talqin dan sebagainya. Itu karena sekolah…

lanjutkan
IPNU: Pendidikan di Banten Belum Merata NEWS WARTA 

IPNU: Pendidikan di Banten Belum Merata

Jakarta 21/08/2016 Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Pelajar Nahdhatul Ulama (IPNU) Banten, Akbarudin menilai kondisi pendidikan di Provinsi Banten belum maksimal dan merata banyak sekali anak-anak yang masih usia produktif yang tinggal dipedesaan masih belum bisa mengenyam pendidikan yang baik. Beberapa gedung sekolah yang berada di Pedesaan yang susah terjangkau masih belum bisa maksimal hal ini juga karena faktor pembangunan yang masih belum merata, sehingga menyebabkan minimnya pendidikan yang optimal, hal ini perlu menjadi perhatian bagi dinas pendidikan untuk mengoptimalisasikan pendidikan hingga di daerah. Dalam acara Khotmil Qur’an 30 juz’an dan diskusi…

lanjutkan
500 Pendekar akan Unjuk Kebolehan di Kejurnas II Pagar Nusa NEWS WARTA 

500 Pendekar akan Unjuk Kebolehan di Kejurnas II Pagar Nusa

Jakaarta 21/08/2016 Sekitar 500 pendekar dari 34 Provinsi di Indonesia yang sudah terkumpul akan tampil di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) II yang diselenggarakan oleh Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa sebagai lanjutan dari Kejurnas I tahun 2012 lalu. Kegiatan ini akan berlangsung di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta pada Ahad-Kamis (21-25/8). Dengan mengambil tema besar Pagar Nusa adalah Pergerakan: Berkhidmah untuk Ulama dan Bangsa, Plt Ketua Umum Pimpinan Pusat PSNU Pagar Nusa KH Ajengan Mimih Haeruman mengungkapkan bahwa kegiatan yang normalnya diadakan 5 tahun dua kali…

lanjutkan
Diperingatan Satu Abad Qudsiyyah, Gus Mus Ajak Kembalikan Semangat Berdakwah NEWS WARTA 

Diperingatan Satu Abad Qudsiyyah, Gus Mus Ajak Kembalikan Semangat Berdakwah

Jakarta 20/08/2016 Mustasyar PBNU KH A. Mustofa Bisri mengatakan, belakangan ini masyarakat Indonesia mengalami krisis semangat berdakwah (ruhud dakwah). Sehingga yang terjadi saling menyerimpung terhadap mereka yang berbeda pandangan. “Karena krisis ruhud dakwah, orang berbuat sesukanya. Ada orang sesat disikat, ada yang tidak cocok disikat. Ini tidak benar,” tandas kiai yang akrab Gus Mus pada pengajian umum dalam rangka peringatan satu abad Qudsiyyah Kudus, Jawa Tengah Sabtu (6/8). Gus Mus mengatakan banyak orang yang belum memahami arti berdakwah. Mereka sering menyamakan berdakwah dengan amar ma’ruf nahi mungkar, padahal keduanya sanagat…

lanjutkan