• Februari 17, 2017
  • mediaipnu
  • 0

PP IPNU Gelar Diklat Jurnalistik Bersama Kompas

Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU) menggelar pendidikan dan pelatihan (diklat) jurnalistik bersama Kompas di Pesantren Ekonomi Darul Uchwah Jakarta, Jumat (17/2). Diklat yang diikuti 63 peserta dari berbagai daerah ini dilaksanakan selama tiga hari, Jumat-Minggu (17-19/2).

‎‎Ketua KPI Pusat Yuliandre Darwis mengatakan, para jurnalis dalam membuat ‎tulisan harus menghasilkan efek dan resonansi tinggi agar langsung berdampak kepada masyarakat. ‎Jurnalis harus berpengetahuan luas, karena merangkai kata harus memiliki pengetahuan.‎ Dia menuturkan, tulisan bermakna dapat mengu‎bah sikap seseorang.

‎”Menghasilkan sebuah makna penting untuk mengubah perilaku masyarakat,” katanya.

Di tempat yang sama, Ketua Umum PP IPNU Asep Irfan Mujahid mengatakan, peserta yang hadir dalam diklat jurnalistik ‎cukup berwarna. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Ia berharap agar mereka dapat berperan di daerahnya masing-masing menjadi jurnalis andal yang menjunjung kaidah dan etika jurnalistik.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir jurnalis andal yang m‎enjunjung tinggi kaidah dan etika jurnalistik,” ujarnya.

Adapun Redaktur Pelaksana Kompas Muhamad Subakir dalam sambutannya mengatakan, konsentrasi ditentukan pada dunia modern. Koran Kompas berbagi dengan masyarakat, dengan melakukan berbagai kegiatan yang bermanfaat. Koran Kompas juga mengedukasi masyarakat dengan memuat berita pilihan yang mendidik masyarakat.

Acara pembukaan tersebut dihadiri Ketua KPI Pusat Yuliandre Darwis, Anggota Komisioner KPI Pusat Ubaidillah Sadewa, Katib Syuriah PBNU KH Mujib Qulyubi, Ketua Umum PP IPNU Asep Irfan Mujahid, Redaktur Pelaksana Kompas Subakir.

(Syakirnf)