• Februari 25, 2017
  • mediaipnu
  • 0

Tasyakuran Memperingati HARLAH KE 63 IPNU Pelajar Wadaslintang

WONOSOBO – memperingati Harlah ke 63 Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama yaitu tanggal 24 Februari 2017,  para pelajar di Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo akan melaksanakan tasyakuran. Acara tersebut akan dilaksanakan besok Minggu (26/2/2017) mengingat pada tanggal 24/2 tidak memungkinkan untuk dilaksanakan di SMK Jalaludin Wadaslintang. Kegiatan diselenggarakan oleh pengurus PAC IPNU IPPNU Wadaslintang ini akan melibatkan seluruh jajaran pengurus anak cabang, 8 pimpinan ranting, dan 10 pimpinan komisariat yang ada di Kecamatan Wadaslintang. Kegiatan tasyakuran juga akan dimeriahkan oleh beberapa grub rebana dari kepengurusan ranting dan komisariat yang mempunyai grub rebana yang dikemas dalam acara Festival Rebana sebelum acara inti makan tumpeng khas Harlah IPNU bersama-sama.

Acara tasyakuran tersebut juga mengundang seluruh jajaran Badan Otonom Nahdlatul Ulama mulai dari MWCNU, PAC Muslimat, PAC Fatayat, PAC GP Ansor, Satkoryon Banser & PAC Pagar Nusa serta camat Wadaslintang dan kepala sekolah SMK Jalaludin Wadaslintang. Inti acara akan diisi oleh MWCNU Kecamatan Wadaslintang dan dilanjut diskusi yang akan diisi oleh para senior & Pembina IPNU IPPNU Kecamatan Wadaslintang. Acara akan dimulai sejak pukul 09.00 dan direncanakan akan selesai pukul 15.00 WIB. Tidak lupa juga turut diundang PC IPNU IPPNU Kabupaten Wonosobo beserta beberapa PAC di sekitar Kecamatan Wadaslintang. Tasyakuran dilaksanakan dalam rangka memeriahkan Harlah IPNU yang dimaksudkan agar silaturrahmi antar pelajar di Kecamatan Wadaslintang terjalin lebih baik lagi, selain itu acara tasyakuran tersebut juga menjadi ajang untuk menarik kembali semangat para kader IPNU IPPNU serta mempertemukan mereka dengan para senior mereka untuk bisa  saling bertukar informasi dan mendapatkan motivasi dari para senior.

“Kegiatan tasyakuran yang akan diikuti oleh para pelajar di Kecamatan Wadaslintang ini adalah kegiatan dalam rangka memeriahkan Harlah ke 63 IPNU juga dalam rangka untuk mempererat silaturrahmi antar pelajar” kata rekan Nur Arifin (22) selaku ketua IPNU PAC Wadaslintang  2016-2018 saat kami wawancarai sore tadi (22/2/2017). “Kegiatan besok juga sekaligus menjadi ajang pertemuan para Pembina IPNU IPPNU di Kecamatan Wadaslintang sekaligus untuk menjalin keakraban diantara sesama  pengurus maupun anggota IPNU IPPNU” kata rekanita Alfiani Musyarofah (22) selaku ketua IPPNU PAC Wadaslintang 2016-2018 kemarin (21/2/2017). Menurut ketua IPPNU Wadaslintang, kegiatan tasyakuran ini tidak hanya sekedar ceremonial & ritual saja, namun harus bisa membawa manfaat bagi para pelajar di Wadaslintang. Pelajar saat ini sering melakukan berbagai kegiatan namun kurang membawa dampak baik setelah selesainya kegiatan, namun kegiatan tasyakuran yang akan dilaksanakan kali ini diharapkan akan bisa menjadi awal yang baik untuk IPNU IPPNU di Wadaslintang di awal periode kepengurusannya ini.

Panitia berharap dengan dilaksanakannya kegiatan ini, maka keaktifan dan kreatifitas para pelajar di Wadaslintang bertambah. “IPNU IPPNU jangan sampai mati, apapun halangannya kita tidak boleh berhenti dan harus bangkit lagi, jangan sampai para pelajar di Wadaslintang tidak berorganisasi” begitulah pesan dari rekanita Alfiani Musyarofah. Dengan memperingati hari lahir IPNU, maka kita akan mengingat kembali semangat perjuangan para founding father kita dahulu seperti apa ketika mereka hendak mendirikan organisasi pelajar yang sekarang kita kenal. Ucapan selamat Harlah ke 63 IPNU juga tidak lupa diucapkan untuk seluruh kader IPNU di seantero Nusantara maupun yang diluar negeri oleh jajaran pengurus PAC IPNU IPPNU Kecamatan Wadaslintang.

(Humam Fauyi)