• Maret 21, 2017
  • mediaipnu
  • 0

PC IPNU-IPPNU Tangerang Selatan Mengadakan Makesta dan Tahlil Bersama

Tangerang Selatan – Pondok Pesantren Daar El Hikam, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan dipilih sebagai tempat pelaksanaan Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama. Program ini disambut antusias oleh para pelajar dan YPI Daar El Hikam. Bahkan Pimpinan Pesantren, KH. Bahruddin turun langsung untuk mengisi materi bagi para pelajar. Selama dua hari, mulai dari tanggal 18-19 Maret 2017 para peserta digembleng dan diberikan beragam materi MAKESTA.

Mengusung tema “Perkuat Basis Gerakan Demi Terwujudnya Kader yang Militan dan Istiqomah”, MAKESTA kali ini diharapkan dapat menghasilkan kader-kader pelajar Nahdlatul Ulama yang militan dan istiqomah di Tangerang Selatan. Hal tersebut  selaras dengan program PP IPNU (Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama) yang mencanangkan tahun 2017 sebagai tahun kaderisasi. Terlebih mengingat letak kota Tangerang Selatan yang strategis sebagai salah satu daerah utama penunjang ibukota. Di sisi lain, para pelajar Tangerang Selatan masih memiliki kerentanan dalam hal pemahaman akan ideologi Islam yang moderat.

Mengingat hal tersebut, maka dalam Makesta kali ini para peserta diajak untuk hidup dalam lingkungan pesantren secara langsung yang mengaplikasikan nilai-nilai Islam yang moderat. Selain itu peserta juga diajak untuk lebih mencintai para ulama, salah satunya dengan melaksanakan tahlilan yang dikhususkan bagi guru bangsa KH. Hasyim Muzadi yang baru saja meninggalkan kita semua. Kegiatan tersebut dinilai sangat baik untuk menanamkan nilai-nilai aswaja, tidak hanya dalam tataran materi dan teori, tapi juga pada tingkat aplikasi. Sebagaimana yang dituturkan oleh pengasuh PP. Daar El Hikam, KH. Bahruddin, dalam sambutannya untuk memanfaatkan masa muda dengan menuntut ilmu dan memperindahnya dengan akhlaq.

Perjuangan untuk mengembangkan nilai-nilai aswaja an-nahdiyyah tentu bukan hal muda, terutama di kota-kota metropolis ketika sebagian besar ideologi dan teknologi cenderung tidak berpihak. Namun, hal tersebut bukan berarti menyurutkan perjuangan untuk terus memperjuangkan nilai-nilai yang rahmatan lil ‘alamiin. Tugas berat yang telah diamanahi di pundak para pengurus cabang IPNU-IPPNU Tangerang Selatan, semoga dapat dikerjakan dengan ikhlas dan mendapat ridho dari kyai-kyai, guru-guru kami serta tak lupa Rasulullah dan Allah Azza wa jalla.

(Mohamad Syafri/JS)