• April 7, 2017
  • mediaipnu
  • 0

Pelaksanaan Peringatan Isro Mi’roj Ranting Pelajar Trosono Dihadiri Lebih Dari 1300 Kader NU

Lamongan – Peringatan Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW dan sekaligus Do’a sukses ujian nasional yang diselenggarakan oleh PR IPNU IPPNU Trosono mendapat apresiasi luar biasa dari PAC IPNU IPPNU Sekaran. Acara yang diadakan pada Senin (03/04/2017) tersebut dihadiri sekitar 1.300 lebih kader-kader NU Kecamatan Sekaran. Bahkan hadir juga dari Kecamatan lainnya yang ada di Kabupaten Lamongan. Walaupun di tengah acara sempat gerimis mengguyut kerumunan para jama’ah yang hadir dalam acara tersebut, namun para jamaah tetap antusias mengikuti acara.

Dalam sambutannya, Rekan Ahmad Mustofa selaku Ketua PR IPNU Trosono menyampaikan bahwa kegiatan pada malam tersebut merupakan kegiatan perdana yang pertama kalinya di lakukan oleh Ranting Trosono, dan menjadi sejarah karena pertama kalinya acara di Ranting Trosono dihadiri oleh ribuan kader-kader NU. “Dalam kegiatan seperti inilah kita mampu menghadirkan ribuan rekan-rekanita, padahal ranting kami baru berdiri 1 tahun lebih setelah vakum dalam kaderisasi,” ungkapnya.

PR IPNU IPPNU Trosono merupakan ranting yang mempunyai potensi minat bakat yang luar biasa, yang terbukti di Pekan Olahraga dan Seni yang diselenggarakan oleh PAC IPNU IPPNU Sekaran, PR IPNU IPPNU Trosono mampu membawa pulang 3 trophy, 3 sertifikat, 1 piagam PAC Awards dan juara umum. “Ini merupakan bukti nyata bahwa kami siap bersaing dengan ranting yang lainnya, baik di bidang minat bakat maupun di bidang yang lainnya.” ujar Ahmad Mustofa.

“Tidak hanya itu kami juga sukses di bidang kaderisasi, dimana di Tahun 1996 kader kami mampu memimpin estafet kepemimpinan di tingkat kecamatan walau dikala itu Kecamatan Sekaran dan Maduran masih menjadi satu kecamatan.

Bapak H.Abdul Muhid selaku ketua Ranting NU setempat menyampaikan bahwa IPNU IPPNU adalah merupakan wadah kaderisasi diranah pelajar, dan perannyapun sangat signifikan. “Melihat banyaknya pemuda-pemudi selaku generasi penerus bangsa yang moral dan akhlaknya sangat negatif karena pengaruh dari lingkungan yang ada di sekitarnya, IPNU IPPNU harus menjadi rumah untuk tholabul Ilmi para pemuda dan pemudi tersebut.” ujarnya.

(Muhammad Nur Rofiq, Vinanda Febriani/JS)