• April 11, 2017
  • mediaipnu
  • 0

Diklat Jurnalistik, Melahirkan Kader Milenial

Nganjuk – Peran Pers dalam mengontrol dan mengarahkan isu masyarakat global sangatlah besar. Ada sebuah pepatah mengatakan jika untuk menguasai dunia adalah, pertama, dengan menguasai emas, maka yang kedua adalah Pers. Hal tersebut, kini telah dioptimalisasikan di berbagai negara di dunia, antara lain: Italia, Jerman, Amerika, Jepang, Rusia, Inggris, Singapura, dan sebagainya. Semua negara maju menggunakan Pers untuk kepentingan politik, kepemerintahan, dan penyebaran sosial-budayanya.

Negara manapun sangat bergantung dengan lembaga Pers. Bahkan, tidak jarang, ada tokoh politik yang menang di pilpres hanya dengan menguasai Pers dalam berbagai kegiatan kampanyenya. Hal itu membuktikan bahwa Pers memang sangat penting untuk keberlangsungan dan eksistensi pribadi, organisasi, bahkan suatu negara.

Tidak mau ketinggalaan, kini PC IPNU-IPPNU Kab. Nganjuk akan mengawali era baru. Seluruh kegiatannya akan diorientasikan untuk menunjang kreatifitas setiap kader milenial (paham IT dan mampu menguasainya), dengan tetap mempertahankan kegiatan-kegiatan lama yang masih relevan dan bermanfaat bagi organisasi, agama, nusa, dan bangsa. Kegiatan tersebut dimulai dengan dunia Jurnalistik, menyalurkan bakat jurnalis yang terpendam dalam kader-kader IPNU-IPPNU yang ada, untuk memperkokoh organisasi.

Kegiatan awal ialah Diklat Jurnalistik yang akan dilaksanakan pada tanggal 16 April 2017. Diklat ini menjadi pintu masuk calon anggota Pers PC IPNU-IPPNU Kabupaten Nganjuk, untuk 60 peserta. Semua peserta adalah anggota IPNU-IPPNU di wilayah Kabupaten Nganjuk, baik dari Pimpinan Anak Cabang (PAC), Pimpinan Ranting (PR), Pimpinan Komisariat (PK), maupun Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT). Sebab, setelah itu akan ada tindak lanjut untuk memperluas pengetahuan dan pengalaman mereka tentang dunia jurnalistik.

Kemudian, karena Pers sangat rawan dimanipulasi, maka PC IPNU-IPPNU Kabupaten Nganjuk akan belajar menjadi pelopor Pers yang baik, sesuai dengan fungsi utama dari Pers itu sendiri, yakni penyalur informasi yang terpercaya, bertanggungjawab, dan beretika. Dalam diri setiap jurnalis akan ditanamkan rasa nasionalisme (pejuang NKRI dan Pancasila), dan ditanamkan ideologi Ahlus sunnah wal Jamaah sesuai dengan budaya luhur Bangsa Indonesia, yang tidak melanggar Syari’at Islam.

Secara garis besar, tujuan dibentuknya Pers PC IPNU-IPPNU Kabupaten Nganjuk ada dua hal. Pertama, tujuan ke dalam, yaitu membuat PC IPNU-IPPNU Kabupaten Nganjuk semakin baik dengan menyalurkan bakat kader-kader IPNU-IPPNU dalam bidang jurnalistik. Kedua, tujuan ke luar, yaitu memberikan informasi-informasi kepada khalayak, khususnya warga nahdliyyin di Kabupaten Nganjuk, mengenai perkembangan NU dan Banomnya, serta hal-hal yang dianggap perlu untuk diinformasikan dan diketahui masyarakat.

Periode kepengurusan PC IPNU-IPPNU Kabupaten Nganjuk saat ini semakin memperlihatkan kualitasnya. “Sirnalah gelap, terbitlah terang,” kata Wahyu Irvana, “Ini adalah masa kebangkitan dan perbaikan menyeluruh untuk PC IPNU-IPPNU Nganjuk. Semua juga tahu bahwa ujung tombak penanaman ideologi dan nasionalisme ada di masa pelajar, jadi IPNU-IPPNU Nganjuk harus menjadi garda awal Aswaja dan NKRI,” lanjutnya, sebagai salah satu pembina PC IPNU Nganjuk dan  juga Purnawirawan Komandan DKC CBP IPNU Kab. Nganjuk.

(Syarif Ace/JS)

Kader IPNU Kabupaten Nganjuk