• Juni 12, 2020
  • syakirnf
  • 0

Sambut Kedatangan Santri, IPNU dan Ansor Bawang Semprotkan Disinfektan ke Pesantren

BATANG – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Bawang menyemprotkan cairan disinfektan serentak di pondok pesantren di wilayah Kecamatan Bawang pada Kamis (11/6).

Hal tersebut dilakukan guna menghilangkan virus-virus yang dikhawatirkan menghuni pesantren mengingat para santri akan kembali menempatinya setelah semua kegiatan pesantren dihentikan akibat dampak dari pandemi covid-19.

Puluhan anggota gabungan dari Corp Brigade Pembangunan (CBP) IPNU dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Ansor melaksanakan penyemprotan disinfektan dengan menggunakan protokol kesehatan di lebih dari 20 pondok pesantren yang berada di Kecamatan Bawang, Kabupaten Bateng, Jawa Tengah. Selain itu, kegiatan tersebut juga dilakukan di sekolah-sekolah Ma’arif NU Kecamatan Bawang.

Ketua Tanfidziyah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Bawang KH Masrur Fahrudin menuturkan bahwa pihaknya menyambut baik program tersebut mengingat hal tersebut merupakan wujud dari bakti IPNU dan Ansor untuk pesantren.

“Sangat membantu bagi pondok pesantren di Kecamatan Bawang, di tengah keharusan pesantren untuk menerapkan protokoler kesehatan sebelum dan sesudah para santri di pesantren,” katanya.

Kiai Masrur berharap semua santri yang akan kembali ke pesantren dapat menerapkan protokoler kesehatan, antara lain, santri harus membawa surat keterangan sehat, memakai masker cuci tangan dan lain-lain, imbuhnya. Hal itu sesuai dengan sesuai edaran dari Rabithah Ma’ahid Islamiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (RMI PBNU) dan juga masing-masing pengasuh pesantren.

Sementara itu, penyemprotan juga mendapat respon dan tanggapan baik dari pengasuh-pengasuh pesantren. Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Putra KH Masturi Ahmad, misalnya, sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan IPNU dan Ansor dalam program pemyemprotan disinfektan, juga penyediaan cairan pembersih tangan di semua pesantren. “Mudah-mudahan bisa dilakukan secara berkala,” katanya.

Ketua PAC IPNU Bawang Miftahul Adib menyampaikan bahwa pondok pesantren harus menjadi salah satu perhatian utama dalam pencegahan persebaran Covid-19. Hal itu mengingat pesantren merupakan pusat pendidikan agama islam dengan banyak santri yang berasal dari luar daerah di dalamnya.

“Dari hal tersebut, kami mengharap kepada santri agar tetap menjalankan pola hidup sehat, seperti rajin mencuci tangan pakai sabun, mengenakan masker, dan jangan berpergian jika tidak terlalu penting,” pungkasnya.

(Muhyi Brawijaya/Syakir NF)