• Juli 24, 2020
  • syakirnf
  • 0

Bangun Tradisi Literasi, PC IPNU IPPNU Tulungagung Terbitkan Buku Antologi

Tulungagung, IPNU

Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) dan Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPPNU) Tulungagung melalui Lembaga Pers dan Penerbitan (LPP) membangun tradisi literasi dengan menerbitkan sebuah karya tulis berbentuk buku antologi.

“Pentingnya penerbitan buku (antologi) ini dikarenakan salah satunya yaitu terkait dengan menggugah semangat literasi khususnya pelajar NU yang ada di Tulungagung, wabil khusus lagi seluruh pengurus dan kader PC IPNU IPPNU Tulungagung,” ungkap ketua PC IPNU Tulungagung Mauludin Qoironi, Kamis (23/7).

Hal itu diamini oleh Direktur LPP PC IPNU Tulungagung Zulfa Djulfikri sebagaimana keterangan yang ia sampaikan pada Kamis (23/7). Menurutnya, program penerbitan buku tersebut menjadi program prioritas LPP mengingat sebelumnya PC IPNU dan PC IPPNU Tulungagung belum pernah menerbitkan buku antologi hasil karya pelajar NU Tulungagung.

Lebih lanjut, Zulfa menyampaikan bahwa buku berisi kumpulan kisah inspiratif para pelajar NU Tulungagung selama berproses di IPNU IPPNU itu diberi judul Aku dan IPNU IPPNU, Buku Antologi Part 1. Di dalamnya, bisa ditemukan cerita-cerita yang menguras emosi, mulai dari sedih sampai jenaka.

“Kami beri embel-embel part 1 karena harapannya buku ini bisa menjadi stimulus untuk terbitnya buku-buku yang lain hasil karya pelajar NU Tulungagung dengan gagasan-gagasan yang lebih segar dan mendalam,” imbuhnya.

Zulfa juga menceritakan diperlukan perjuangan yang begitu keras untuk menerbitkan buku itu. Pasalnya, tradisi literasi di kalangan pelajar NU Tulungagung masih kurang begitu memuaskan.

Butuh waktu enam bulan bagi tim LPP untuk menyajikan buku itu di tangan para pembaca. Pembuatan buku itu diawali dengan pengumpulan tulisan di bulan Februari sampai April yang akhirnya diperpanjang sampai awal bulan Mei.

Proses pengumpulan tulisan ini, menurutnya, cukup berat. Sebab, tim LPP harus seringkali mengingatkan para pengurus PC IPNU dan PC IPPNU Tulungagung untuk segera mengirimkan tulisannya.

Setelah pengumpulan tulisan rampung, buku itu bisa naik cetak pada 11 Mei 2020. Proses penerbitan di percetakan memakan waktu satu setengah bulan. Setelah melalui proses tersebut, buku itu sekarang bisa dinikmati para pembacanya.

“Ini merupakan langkah berani yang harus kami ambil. Kami ingin, di periode kepengurusan ini harus ada legacy, warisan yang bisa memicu semangat kepengurusan setelah kami,” pungkas mahasiswa Tadris Bahasa Inggris IAIN Tulungagung itu.

Buku tersebut sudah tersedia di beberapa lapak belanja daring, seperti Shopee dan Tokopedia.

Kontributor: Zulfa Djulfikri

Redaktur: Syakir NF