• Juli 29, 2020
  • syakirnf
  • 1

PC IPNU IPPNU Jember Gelar Camp Demokrasi

Jember, Urgensi Pemilu, Media IPNU

Pimpinan Cabang (PC) IPNU IPPNU Jember yang bekerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember melaksanakan kegiatan Camp Demokrasi yang bertema Pendidikan Demokrasi. Kegiatan yang bertujuan menciptakan pelajar pelopor demokrasi di Kabupaten Jember ini digelar di wisata alam Gunung Pasang, Panti, pada hari Sabtu-Minggu (25-26/7).

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan pemahaman secara utuh tentang proses demokrasi di Kabupaten Jember kepada pelajar NU Jember. Ini merupakan kegiatan awal, nantinya para duta pelajar akan turun ke daerah masing-masing untuk melakukan pendidikan demokrasi kepada para pelajar setempat,“ ujar Lucky Dwi Handayani, panitia kegiatan.

Lucky menjelaskan bahwa dalam kegiatan yang diikuti oleh 40 peserta ini ada beberapa materi yang disampaikan, seperti seminar demokrasi 1 yang berisi demokrasi elektoral yang disampaikan oleh Andi Wasis, komisioner KPU Kabupaten Jember divisi parmas, launching Duta Pelajar Demokrasi (DPD), dan malam kontemplasi.

Sedangkan untuk seminar demokrasi 2 yang dipelajari adalah tahap-tahap kepemiluan yang disampaikan oleh Ahmad Hanafi, komisioner KPU Kabupaten Jember divisi data dan yang terakhir adalah outbond demokrasi yang dihandel langsung DKC CBP KPP JEMBER.

Lebih jelasnya, lanjut Lucky, seminar demokrasi 1 membahas tentang pentingnya partisipasi masyarakat dalam pilkada Jember 2020. Dalam pilkada sebelumnya tingkat partisipasi masyarakat Jember masih dalam kategori rendah, sehingga pada tahun ini tingkat partisipasi masyarakat juga menjadi tantangan dalam proses pilkada Jember 2020.

“KPU Kabupaten Jember menyiasatinya dengan mengadakan “Sosialisasi Pendidikan Pemilih” yang dilaksanakan oleh para relawan demokrasi. Dalam kesempatan ini, KPU juga mengajak para pemuda untuk mendaftarkan diri sebagai relawan demokrasi,” terangnya.

Untuk seminar demokrasi 2 membahas tahapan pemilu yaitu pilkada 2020 yang akan dilaksanakan sesuai protokol kesehatan mengingat saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Sehingga seluruh panitia pelaksana dan pemilih wajib mematuhi serangkaian protokol kesehatan saat datang ke TPS. Sebelum pemilihan terdapat proses coklit yg dilakukan PPDP dari rumah ke rumah, sehingga anggota PPDP sebelum diterjunkan pun diwajibkan mengikuti rapid test. Semua tahapan pemilu kepala daerah 2020 ini disesuaikan dengan protokol kesehatan.

“Dalam kegiatan ini juga menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19, seperti peserta harus mencuci tangan munggunakan sabun, social distancing dan memakai masker,” tambah Lucky.

Ia berharap dengan diadakannya kegiatan ini agar para pelajar NU Kabupaten Jember dapat memahami urgensi demokrasi, kedua pelajar bisa memahami proses-proses demokrasi, ketiga pelajar dapat memahami tahap-tahap kepemiluan dan yang terakhir adalah partisipasi pemilih meningkat khususnya di kalangan pelajar.

Pewarta: Destyan Nico P.
Redaksi: M Hasyim Azhari