• Agustus 10, 2020
  • syakirnf
  • 0

Tidak Sekadar Kreatif, Pelajar Saat Ini Harus Kritis dan Kolaboratif

Batang, Media IPNU

Proses pembelajaran sudah tidak menggunakan metode teacher oriented (berpusat pada guru) lagi, tetapi lebih ke student oriented (berpusat pada pelajar).

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Tenaga Ahli Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Zaky Mahendra Zulkarnaen.

“Sehingga saat ini yang dibutuhkan bukan hanya pelajar yang kreatif tapi juga harus berkolaborasi, berpikir kritis, kerja sama, komunikasi, dan kreatif,” katanya saat diskusi yang digelar oleh Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Jumat (7/8) malam.

Lebih lanjut, pria yang sedang menempuh pendidikan Magister Teknologi Pendidikan di Universitas Negeri Jakarta itu menyampaikan bahwa pelaksanaan PJJ belum bisa dikatakan efektif, mengingat penerapannya yang dipaksa oleh keadaan. Tetapi hal tersebut akan terus dievaluasi dan diperbaiki.

Zaky berharap agar IPNU dan IPPNU dapat memfasilitasi kadernya dalam pelaksanaan PJJ ini.

“IPNU IPPNU ini organisasi pelajar dengan anggota terbanyak, sehingga perlu memfasilitasi kadernya untuk mengembangkan diri dalam rangka menghadapi bonus demografi,” ujar pria yang pernah berkhidmat di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu

Pada akhir sesi, ia menyampaikan salam dari Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani yang kebetulan berhalangan hadir dalam acara ini. “Bahwa pelajar NU harus tetap optimis serta berjiwa kreatif,” pungkasnya dalam kegiatan bertema Pelajar Kreatif dalam Pendidikan Jarak Jauh itu.

Kegiatan yang digelar secara daring ini diikuti oleh puluhan kader IPNU IPPNU se-Kabupaten Batang.

Pewarta: Muhammad Fajar Sodik
Editor: M Hasyim Azhari