• Agustus 11, 2020
  • syakirnf
  • 0

IPNU IPPNU Mojowarno Sediakan Wifi Gratis untuk Pelajar

Jombang, Media IPNU

Pandemi Coronavirus Desease (Covid-19) berdampak hampir di segala sektor termasuk pendidikan. Pemerintah pun mengeluarkan beberapa kebijakan agar pembelajaran tetap berjalan dan mejaga agar pelajar tetap aman, salah satunya adalah kebijakan belajar dari rumah (BDR).

Menyikapi hal tersebut, Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PAC IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jawa Timur memfasilitasi wifi gratis bagi pelajar dan mahasiswa.

“Saya mendapat laporan kalau rekan dan rekanita yang ada di tingkat ranting dan komisariat mengalami kesulitan untuk membeli kuota internet, maka dukungan fasilitas ini menjadi penting dan perlu diadakan,” terang Ketua PAC IPNU Mojowarno Imam Syafi’i saat diwawancarai pada hari Senin (10/8).

Ia menilai bahwa pelajar perlu mendapatkan fasilitas wifi gratis ini untuk kebutuhan belajar yang hampir seluruhnya dilakukan secara daring. Ia juga berharap hal ini dilirik oleh semua kalangan, misalkan saja fasilitas ini tersedia di balai desa. Selain efektif, para pelajar pun dapat diawasi oleh satgas desa dalam proses pembelajaran.

“Untuk menyiasati jumlah peserta belajar bisa dilakukan dengan membuat jadwal shift, daripada mereka nanti mencari spot-spot wifi lain, lebih susah juga untuk pengawasannya,” ungkap pria yang juga santri Pesantren Baitussalam, Jombang tersebut.

Sementara itu, Ketua PAC IPPNU Mojowarno Indry Nur Aini mengatakan untuk menyukseskan hal tersebut, pihaknya akan segera bersilaturahmi ke kepala desa yang ada di Kecamatan Mojowarno guna berkomunikasi memohon penyediaan fasilitas wifi gratis untuk belajar.

“Kami juga segera melakukan konsolidasi dengan jajaran dibawah untuk program pendampingan belajar IPNU Educare. Jadi nantinya ada wifi gratis dan juga pendamping belajarnya,” jelasnya.

“Semoga dapat terwujud, harapannya nanti dapat bergotong royong membantu para pelajar dengan fasilitas tersebut,” pungkas gadis asal Desa Sukomulyo itu.

Pewarta: Ana Fitria
Editor: M Hasyim Azhari