• Oktober 12, 2020
  • syakirnf
  • 0

PP IPNU Instruksikan Seluruh Pimpinan Sukseskan Gerakan Teras Pelajar

Jakarta, Media IPNU

Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU) menginstruksikan seluruh pimpinan IPNU di seluruh Indonesia untuk menyukseskan Gerakan Teras Pelajar.

“Setiap tingkatan kepengurusan harus bersama-sama menyukseskan Gerakan Teras Pelajar,” tulis surat instruksi yang dikeluarkan pada Senin (12/10).

Gerakan tersebut sebagai bentuk ikhtiar bersama seluruh anggota dan kader IPNU, untuk mengatasi problematika pendidikan yang ada di masing-masing daerah, melalui pendampingan yang diberikan kepada pelajar.

“Sebagai ikhtiar bersama dalam melakukan pendampingan kepada pelajar dengan model peer learning di seluruh Indonesia dan menjadi bagian dari pelajar penggerak pendidikan,” lanjutnya.

Gerakan Teras Pelajar ini sudah diluncurkan tepat pada Hari Kesaktian Pancasila (1/10) lalu. Ketua Umum PP IPNU Aswandi Jailani menyebut momentum ini penting sebagai sebuah landasan untuk melahirkan Pelajar Pancasila sebagaimana yang dicita-citakan bersama.

Aswandi meyakini gerakan ini akan melahirkan hal positif bagi pendidikan dan pelajar Indonesia jika dilakukan secara bersama-sama, sesuai dengan motto gerakan, yakni Kolaborasi Pelajar Indonesia.

Sementara itu, Koordinator Nasional Teras Pelajar Syarif Hidayat mengatakan bahwa program ini memiliki empat fokus gerakan yang dilakukan, yakni pengembangan literasi, pengembangan numerasi, pengembangan sains, dan penanaman karakter.

“Kita akan menjadi wadah gerakan kader-kader bahwasanya IPNU maupun IPPNU sudah banyak bergerak mengatasi pendidikan kita. PP IPNU membuat gerakan Teras Pelajar untuk menaungi kegiatan-kegiatan rekan-rekanita di bawah,” ujarnya.

Teras Pelajar juga sudah membuka kesempatan bagi relawan yang hendak berkolaborasi dengan mendaftarkan diri pada tautan bit.ly/relawanteraspelajar.

Adapun syaratnya adalah laki-laki/perempuan yang tengah menempuh studi sarjana (S1) dengan usia maksimal 23 tahun, aktif dan komunikatif, serta bersedia menjadi relawan pendamping.

Pewarta: Syakir NF
Editor: Aru Elgete