You are here
NEWS SENI BUDAYA 

Belajar Sabar Pada Penggembala Kambing


Oleh : kang slamet

Kata sabar ini memang sangat sederhana pengucapannya, tapi kadang susah untuk mempraktekkannya. Kalau saja semua orang mau sabar, tidak ada korban Kanjeng Dimas yang dijanjikan uangnya akan digandakan, karena lebih baik mereka putar uangnya dengan tekun untuk digandakan oleh Yang Maha Kaya. Jika saja bisa berlaku sabar, maka pastilah pikiran menjadi tenang, hati menjadi tentram dan tidak mudah tersulut amarah. Namun, sekali lagi bahwa sabar itu mudah diucapkan, tapi kadang menjadi sulit untuk dipraktekkan. Sampai ada yang mengatakan, sabar itu ada batasnya. Kalau masih ada batasnya bisa jadi itu bukan sabar.

Saya ada cerita, yang mungkin sudah lama didengar. Tapi tidak ada salahnya untuk kita baca dan ingat kembali demi melatih kesabaran kita. Cerita sederhana tentang seorang perempuan bernama Siti dan Penggembala Kambing yang ia jumpai ketika pergi ke kampung halaman. Kisah ini terjadi ketika suatu hari Siti berpapasan dg seorang gembala beserta kambingnya. Siti pun bertanya penuh takjub. “kambing2 bapak sehat2 sekali di ksih makan apa?”

Gembala : yg mana dulu nih?” kambing hitam atau yg putih?”.

Siti. :Mmmm- yg hitam dulu deh”

Gembala: kalau yg hitam makannya rumput gajah”.

Siti. : kalau yg putih?..

gembala: yg putih juga…”

Siti : “oh gtu,,,trus kambing2 ini kuat jalan brp kilo pak..?

Gembala: yg mana dulu nih,,,yg hitam atau yg putih,,,?

Siti. : yg hitam dulu deh?”

Gembala : kalau yg hitam 4 km sehari’”

Siti. : kalau yg putih?”

gembala : yang putih juga?”…

si Siti pun mulai gondok,,,,,

Siti : kambing ini menghasilkan banyak bulu ngak pak per tahunnya…?

Gembala : yang mana dulu neh,,,,,yg hitam atau yg putih,,,?

Siti. : hhhhh….yg hitam dulu!!! Jawabnya dengan kesal.

Gembala: yang hitam sebanyak 10 kg /th”.

Siti. : kalau yg putih…?

Gembala: yg putih juga”

Siti :BAPAK KENAPA SIH SELALU NGEBEDAIN KAMBING DUA INI, KALO JAWABANNYA TERNYATA SAMA..!

Kemudian dengan tenang Penggembala pun menjelaskan perihal alasannya selalu membedakan dua kambing tersebut.

Gembala: begini dik,,, soalnya yg hitam itu punya saya,

Siti. : “Oh,,,gitu pak, maaf kalau saya emosi…lalu kalau yg putih,,,?

Gembala : Yg putih Juga..

Siti. : hhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh

Yang sabar ya,,,, hehehee

Related posts

Leave a Comment