You are here
FIQIH 

Tata Cara Melaksanakan Shalat Jenazah

Hukum shalat jenazah atau sembahyang untuk mayyit Muslim adalah fardlu kifayah. Artinya, wajib dilaksanakan minimal oleh satu orang. Bila secara sengaja sama sekali tak ada yang menunaikannya maka status dosa menimpa umat Islam secara umum. Menshalati adalah salah satu kewajiban kifayah selain memandikan jenazah, mengafani, dan terakhir menguburnya. Secara teknis taa cara shalat jenazah berbeda dari tata cara shalat pada umumnya, lantaran tak menggunakan gerakan ruku’, i’tidal, dan sujud. Rukun-rukun yang harus dilaksanakan dalam shalat jenazah antara lain niat, empat kali takbir, berdiri (bagi orang yang mampu), membaca Surat Al-Fatihah,…

Read More
FIQIH 

Empat Etika Persahabatan Menurut al-Ghazali

Manusia tidak dapat hidup sendiri dan butuh orang lain untuk tetap bertahan hidup. Aristoteles menyebut manusia sebagai zoon politicon, yaitu makluk sosial. Dikatakan makhluk sosial karena tanpa teman dan berinteraksi dengan orang lain mustahil manusia betah hidup di dunia. Oleh sebab itulah, Allah SWT  menciptakan Adam beserta Hawa agar manusia terus berkembang dan hidup bersama-sama. Untuk mememuhi kebutuhan sosial tersebut, manusia butuh pertemanan atau persahabatan. Imam al-Ghazali mengibaratkan pertemanan ibarat akad nikah. Konsekuensi dari akad tersebut adalah seseorang diharuskan untuk memenuhi hak-hak pasangannya. Al-Ghazali mengatakan: اعلم أن عقد الأخوة رابطة…

Read More
FIQIH WARTA 

Hukum Diba’an di Masjid bagi Wanita Menstruasi

Assalamu ‘alaikum wr wb. Saya mau bertanya, apakah wanita haid masuk dan berdiam diri di masjid untuk mengikuti kegiatan rutin Diba’an dan mengaji? Ada yang mengatakan boleh masuk masjid kalau di bagian serambi (tidak di bagian inti masjid). Apakah hal tersebut benar atau salah? Mohon penjelasannya. Terima kasih. Wassalamu ‘alaikum wr wb. (Maratun Nafiah). Jawaban Assalamu ‘alaikum wr.wb. Penanya dan pembaca yang budiman. Semoga Allah memberikan rahmat-Nya kepada kita semua. Perempuan dalam keadaan menstruasi atau haid dikategorikan sebagai orang yang sedang junub. Artinya ia sedang dalam keadaan hadats besar. Pertanyaannya…

Read More
FIQIH WARTA 

Shalawat Nariyah, Tuduhan Syirik, dan Ilmu Sharaf Dasar

Popularitas shalawat Nariyah di kalangan umat Islam di Nusantara memang tak terbantahkan. Namun, apakah ia lantas bersih dari para penolaknya? Ternyata tidak. Sebuah fenomena yang sesungguhnya sangat lumrah dalam kehidupan beragama. Lewat beragam sudut, beberapa orang melancarkan vonis bahwa pengamalan shalawat Nariyah termasuk melenceng dari ajaran Rasulullah alias bid’ah. Sebagian yang lain mengahakimi secara lebih ekstrem: syirik atau menyekutukan Allah. Vonis bid’ah umumnya berangkat dari alasan tak ditemukannya hadits atau ayat spesifik tentang shalawat Nariyah. Sementara tuduhan syirik berasal dari analisa terjemahan atas redaksi shalawat yang dinilai mengandung unsur kemusyrikan….

Read More
FIQIH 

Beri Nama Anak di Hari Ketujuh

Kelahiran seorang anak merupakan kebahagian tersendiri bagi pasangan suami istri. Saking bahagianya mereka sudah mempersiapkan segala kebutuhannya jauh-jauh hari sebelum kelahiran, semisal pakaian, tempat tidur, peralatan mandi, dan nama calon anaknya. <> Perihal pemberian nama, Nabi Muhammad SAW menganjurkan untuk menamai anak dengan nama yang bagus. Bahkan, Beliau melarang untuk menamainya dengan nama yang bermakna negatif. Dalam beberapa keluarga, ihwal pemberian nama terbilang sakral. Antara pasangan suami dan istri bisa berdebat panjang mengenai nama yang akan diberikan kepada jabang bayi. Namun keduanya tidak perlu terburu menamai anaknya di hari pertama…

Read More