• Januari 14, 2021
  • syakirnf
  • 0

Dikemas Kekinian, Kegiatan LAKUT IPNU-IPPNU Trenggalek Jadi Tak Membosankan

Trenggalek, Media IPNU

Jika mendengar kata kaderisasi, pikiran kebanyakan orang akan tertuju pada kegiatan yang ‘itu-itu’ saja dan membosankan. Namun hal tersebut tidak berlaku pada kegiatan Latihan Kader Utama (LAKUT) Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Trenggalek, Jawa Timur.

Pasalnya, kegiatan yang digelar pada Kamis hingga Ahad (7-10/1) di Madrasah Ibtidaiyah Al-Ahsan, Wonocoyo, Kecamatan Pogalan itu mengusung konsep kekinian yang bergaya modern.

“Mengusung konsep event kekinian dari berbagai media, khususnya pertelevisian, panitia menyiapkan lokasi kegiatan dengan sentuhan modern yang edgy dan trendy,” ungkap ketua panitia kegiatan, Fatkhurrohman.

Dijelaskan, masuk ke lokasi kegiatan, para peserta dan tamu harus melewati gerbang yang dikemas dengan tema bazar atau karnaval. Dua pilar pada sisi kanan dan kiri didekorasi dengan logo kegiatan, serta bendera gantung bergambar logo dan tokoh pendiri IPNU dan IPPNU.

Tidak hanya itu, ruang materi untuk peserta juga tidak kalah menarik. Latar belakang tiga dimensi, set panggung dengan layar besar di tengah panggung disiapkan untuk slide materi, dan pencahayaan yang dihadirkan dijamin tidak akan bikin bosan.

“Menunjang banget buat materi dari pagi sampai malam sekalipun,” katanya.

Masih ada lagi yang beda, ruang tamu langsung terhubung dengan kafe luar ruangan dengan konsep pedesaan atau berbentuk kayu-kayuan, dihiasi dengan bohlam gantung yang keren. Tempat ini khusus buat ngopi dan ‘jagongan’ inspiratif. Di sampingnya, ada musala sehingga tidak perlu jalan jauh untuk salat. Spot ini jadi yang terfavorit untuk foto-foto estetik.

Fatkhurrohman mengatakan, konsep acara yang kekinian seperti itu sangat pantas disuguhkan untuk peserta kegiatan pengkaderan tertinggi di IPNU-IPPNU Trenggalek.

“Ketika kita masuk ke sebuah kegiatan, ketika ada panggung besar, properti dan dekorasi yang mendukung, pasti akan tumbuh rasa penasaran yang menumbuhkan motivasi belajar. Tempat spesial untuk kader spesial,” ujarnya.

Hal itu, ia menambahkan, sesuai dengan tema kegiatan “Aktualisasi Pelajar Konseptual dan Responsif Kondisi Aktual”. Menurutnya, sebagai konseptor dan eksekutor, kita harus bisa merealisasikan keduanya. Jangan konsep saja tanpa dilaksanakan. Konsep kegiatan kekinian seperti itu merupakan inovasi yang dipersiapkan untuk masa depan.

“Memberikan yang terbaik bagi kader adalah keharusan. Respons terhadap perkembangan zaman dan kemajuan teknologi tidak bisa kita sepelekan,” pungkasnya.

Ketua PC IPNU Trenggalek Muchammad Saifullah menyampaikan, konsep kegiatan tersebut terbilang masih baru. Selain karena mengikuti zaman, pihaknya juga bermaksud memberikan wadah dan memfasilitasi anggotanya yang kompeten di bidang desain untuk berkontribusi pada organisasi.

Dikatakan, meski konsep tempat kegiatan semacam itu, protokol kesehatan di tengah pandemi tetap bisa dijalankan, terlebih jumlah peserta hanya 17 orang. Panitia pun menyediakan sanitasi tangan, sarung tangan, masker, dan cek suhu sebelum masuk ruangan.

Ketua Bidang Kaderisasi Pimpinan Pusat IPNU Khoyrul Anwar mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, dekorasi tempat sudah cukup menarik, sehingga ia berharap manajemen kelas dan materi perlu ditingkatkan lagi agar seimbang.

“Bukan hanya bungkusnya saja, tapi secara substansial materi dan pesertanya juga diperhatikan,” katanya.

Adapun menurut Anisa Indary, peserta dari Pimpinan Anak Cabang Gandusari, padatnya jadwal dan lamanya durasi kegiatan tak menjadi soal dengan konsep semacam itu. Karena konsep kekinian itu bisa mengatasi rasa bosan dan menyegarkan otak kembali.

“Di sela-sela kegiatan bisa berfoto, berdiskusi santai di kafenya. Nyaman sekali,” ujarnya.

Pewarta: PC IPNU-IPPNU Trenggalek
Editor: Muhammad Fajar Sodik