• Februari 13, 2021
  • syakirnf
  • 0

Harlah IPNU ke-67, IPNU Riau Minta Seluruh Kader Muhasabah Diri

Pekanbaru, Media IPNU

Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) akan memperingati Hari Lahir (Harlah) yang ke-67 pada 24 Februari 2021 nanti. Untuk memperingati hal tersebut, Pimpinan Wilayah (PW) IPNU Riau mengajak seluruh Pimpinan Cabang (PC) IPNU di Provinsi Riau untuk menggelar muhasabah dan istigasah di Kabupaten/Kota masing-masing.

Ketua PW IPNU Riau Saddam Orbusti Ritonga mengatakan, kegiatan tersebut sesuai dengan tema yang diangkat pada peringatan Harlah tahun ini, yakni “Transformasi Pelajar untuk Peradaban Bangsa”.

Dijelaskan, transformasi adalah perubahan secara berangsur, pelan-pelan, tentu harus perubahan ke arah yang lebih baik. Sebelum melakukan perubahan tersebut pihaknya terlebih dahulu mengajak seluruh jajaran baik di PW maupun PC IPNU di Riau untuk muhasabah diri.

“Muhasabah diperlukan untuk menakar sudah sejauh mana kualitas diri, dan di sisi mana yang harus dibenahi sebagai pelajar agar tercatat dalam peradaban bangsa,” katanya kepada Media IPNU, Jumat (12/2) malam.

Selain muhasabah, PW IPNU Riau juga mengimbau seluruh PC IPNU di Riau untuk dapat melakukan Salat Hajat, Istigasah, Doa Zikir, serta Selawatan. PC IPNU di Riau juga diharapkan terus mampu bersinergi dalam melaksanakan program-program PW IPNU Riau maupun Pimpinan Pusat (PP) IPNU.

“Kita imbau juga agar seluruh jajaran (pengurus, kader, dan anggota) mendoakan keselamatan bagi bangsa yang saat ini diterpa wabah virus corona,” imbuh pria yang akrab disapa Sori itu.

Dalam melaksanakan Harlah, PC IPNU di Riau dapat mengundang segenap jajaran Ulama dan Pengurus NU di wilayah masing-masing. Namun tetap mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 yang ditetapkan pemerintah.

“Sebagai komitmen sebagai Pelajar NU, meneguhkan, mempertahankan, dan menyebarkan Ahlussunnah wal Jamaah ke seluruh penjuru negeri tetap harus dilakukan” tutupnya.

Sebagaimana diketahui, IPNU didirikan KH Tolchah Mansoer dan kawan-kawan seperjuangannya pada tahun 1954 di Semarang, Jawa Tengah. Organisasi ini terbentuk sebagai persatuan dari berbagai organisasi kepelajaran NU di berbagai daerah.

Pewarta: Padil Saputra

Editor: Muhammad Fajar Sodik