• Februari 1, 2021
  • syakirnf
  • 0

IPNU-IPPNU Diminta untuk Tingkatkan Keahlian Anggota

Banyumas, Media IPNU

Pimpinan Komisariat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) SMK Ma’arif NU 1 Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah menggelar diskusi dengan tema ‘Mempertahankan Kaderisasi saat Pandemi’, pada Sabtu (30/1) lalu. Acara ini diadakan dalam rangka menyemarakkan Hari Lahir (Harlah) ke-95 NU yang jatuh pada 31 Januari 2021.

Dalam kesempatan tersebut, hadir sebagai pembicara Ketua Pimpinan Wilayah IPNU Provinsi Bali 2017-2020 yang juga alumni SMK Ma’arif NU 1 Ajibarang.

Hadir sebagai pembicara, Rifqi Derry Setiawan Ketua Pimpinan Wilayah IPNU Provinsi Bali 2017-2020 yang juga alumni SMK Ma’arif NU 1 Ajibarang. Dan Aditya Ageng Dwi L yang merupakan Ketua Pimpinan Cabang IPNU Kabupaten Banyumas.

Ia menyampaikan, PK IPNU IPPNU SMK Ma’arif NU 1 Ajibarang menaungi sekira 1500 siswa untuk membuat lembaga-lembaga yang bisa mewadahi dan mengembangkan keahlian anggota. Hal tersebut agar masing-masing sektor, bisa diisi para kader IPNU dan IPPNU.

Rifqi berkaca pada organisasi NU yang sebelumnya lahir dengan berbagai komponen dengan bidang yang berbeda. Di antaranya Nahdlatul Wathan (Kebangkitan Tanah Air), Nahdlatut Tujjar (Kebangkitan Saudagar), dan Tashwirul Afkar (Kebangkitan Pemikiran).

“Seperti 95 tahun lalu, NU lahir dengan komponen Nahdlatul Wathan, Nahdlatul Tujjar, dan Tashwirul Afkar,” ujar Rifqi.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang (PC) IPNU Banyumas Aditya Ageng Dwi L mengatakan bahwa kondisi pembatasan akibat pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai ini, harus dimanfaatkan sebagai penyiapan mental kader.

“Selain itu, kondisi pandemi ini juga harus digunakan untuk peningkatan keahlian kader terutama karena bersekolah di SMK dan banyak waktu untuk meningkatkan keterampilan,” katanya.

Aditya menegaskan, sudah hampir setahun berbagai kegiatan organisasi dan seluruh aktivitas masyarakat yang bersifat tatap muka harus dibatasi. Oleh karena itu, dalam kondisi yang serba menyulitkan itu penting untuk dimanfaatkan waktu agar kualitas kader meningkat.

“Sudah hampir satu tahun segala kegiatan kita dibatasi, tatap muka di batasi. Maka dari itu, dengan kondisi seperti ini bisa kita gunakan waktu yang ada ini, untuk lebih meningkatkan kualitas kader,” pungkas Adit.

Sekadar informasi, acara tersebut berlangsung dengan dihadiri 60 peserta. Terdiri dari pengurus, angora komisariat, dan tamu undangan. Semua hadirin yang memenuhi lokasi acara tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat seperti mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker.

Pewarta: IPNU Banyumas
Editor: Aru Elgete