You are here
PUSAT WARTA 

M. Romahurmuzy : Radikalisme Semakin Menyebar Luas, IPNU IPPNU Harus Teguh Jaga NKRI


Yogyakarta, PP IPNU – PP IPNU gelar Seminar Kebangsaan dalam rangkaian acara peringatan Harlah ke 63 IPNU di Pondok Pesantren Sunni Darussalam, Sleman – Yogyakarta pada Selasa (14/3/2017) kemarin bersama dengan beberapa tokoh nasional dan Majlis Alumni PP IPNU. Acara tersebut diisi oleh M. Romahurmuzy sang putra pendiri organisasi IPNU yang menjadi saksi pahit manisnya perjuangan IPNU dari sang pendirinya. Hadir dalam acara tersebut jajaran pengurus PP IPNU, MA IPNU, beberapa PW IPNU (DKI, Jatim, Jateng, NTB & DIY), serta beberapa PC & PAC IPNU IPPNU se-DIY.

“Indonesia sebagai Negara Islam dengan ekonomi terkuat nomor enambelas dari duapuluh Negara yang tergabung dalam G-20, yaitu perkumpulan negara-negara dengan ekonomi terkuat di dunia. Indonesia merupakan wakil dari dunia Islam. Kita harus selalu meneguhkan NKRI dari pihak yang ingin menggoyahkannya” tegas M. Romahurmuzy saat mengisi Pidato Kebangsaan dihadapan ratusan pelajar NU dari berbagai daerah. Gus Romi juga menyampaikan bahwa akhir-akhir ini di sekolah-sekolah negeri maupun kampus-kampus besar sudah muncul HTI dan beberapa ormas islam radikal yang sangat gencar mempropagandakan khilafah untuk menghapus NKRI. “Mereka masuk dengan modus yang begitu rapi, mulai dari kajian keislaman, seni tilawah, maupun bentuk kegiatan menarik lain. Namun ternyata disitu doktrin-doktrin anti pancasila disusupkan kepada para pelajar & mahasiswa.” lanjut Ketua DPP PPP itu dalam pidatonya.

Gus Romi menaruh harapan besar pada IPNU sebagai penjaga NKRI di akar rumput. Dia meminta agar IPNU IPPNU juga bisa mengambil peran menyikapi permasalahan pelajar tersebut. Diharapkan IPNU bisa melakukan hal serupa bahkan dengan cara yang lebih baik dan rapi lagi untuk melawan paham radikalisme & menanamkan rasa cinta kepada NKRI terhadap para pelajar yang ada di sekolah-sekolah negeri maupun kampus-kampus besar. Selain itu PP IPNU diminta untuk bisa membuat program-program strategis untuk menyikapi kasus-kasus tersebut. dan diharapkan juga bisa membangun kerjasama yang baik dengan pihak sekolah maupun kampus untuk bersama-sama memerangi radikalisme di NKRI tercinta ini.

(HF/JS)

Related posts

Leave a Comment