OFFICE :Gedung PBNU Lt. 5 Jl. Kramat Raya No. 164
CALL :(021) 3156480
Menghadirkan Kembali Spirit Gerakan Nahdlatul Ulama

OKU Timur – “Nahdatul Ulama harus menjadi garda terdepan” kata H. M. Kholid Mawardi pada saat memberikan sambutan Harlah NU ke-91. Pernyataan Bupati OKU Timur ini hendaknya menjadi pemicu bagi seluruh kader NU untuk menghadirkan kembali spirit gerakan embrio NU di OKU Timur. NU adalah organisasi sosial keagamaan terbesar di OKU Timur yang memiliki dua tanggung jawab yakni, tanggung jawab keagamaan untuk membumikan paham Islam Aswaja dan tanggung jawab sosial untuk menguatkan kapasitas masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat. Dua tanggung jawab ini diejawentahkan untuk menjawab persoalan-persoalan ditengah masyarakat dalam ranah pendidikan, ekonomi, sosial dan budaya.

Seperti yang dilakukan IPNU OKU Timur baru-baru ini yang diketuai Muhammad Mukhlis, kita bisa menyimak pemberitaan di media sosial maupun media masa. “Gerakan Cinta Masjid (GCM), pemasangan meteran listrik rumah ibadah, penyembuhan alternatif, bantuan peralatan belajar, seminar pencegahan narkoba, menginisiasi pelatihan jurnalistik komunitas, pelatihan kader, pelestarian budaya, melakukan jejaring bahkan demo mengkritisi kebijakan pemerintah terdokumentasi di pemberitaan lokal maupun nasional. Kita patut mengapresiasi apa yang dilakukan oleh IPNU OKU Timur, meskipun dengan keterbatasan namun kerja-kerja nyata dapat diselenggarakan dengan baik” ujar Muhammad Mukhlis, ketua IPNU Kabupatem OKU Timur, Sumatera Selatan.

Kerja-kerja IPNU OKU Timur memiliki dampak yang berarti dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat ditengah kondisi sosio-ekonomi yang tidak menentu. Peran tersebut menunjukan pola keseimbangan paham Aswaja yakni keagamaan dan sosial kemasyarakatan yang menciptakan citra bahwa NU menawarkan kenikmatan beragama dan bernegara secara damai dan rahmatan lil’alamin.

Pola-pola kerja IPNU OKU Timur hendaknya diduplikasi oleh lembaga-lembaga dan Badan Otonom NU di OKU Timur. Bahwa organisasi adalah kumpulan individu yang terorganisir untuk mencapai tujuan bersama. Maka mutlak kerja-kerja organisasi NU adalah berbasis pencapaian tujuan bukan berbasis anggaran. Tujuan NU adalah menegakkan ajaran Islam menurut faham ahlussunnah wal jama’ah ditengah-tengah kehidupan masyarakat, didalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tujuan akan menggerakkan organisasi melakukan kerja-kerja organisasi, pola kerja akan menjadi gerakan, dan gerakan menjadi perubahan situasi dari kondisi sekarang akan menjadi kondisi lebih baik dikemudian hari.

Maka tiga spirit gerakan NU yakni : Spirit Gerakan Memperkuat Ideologi Aswaja, Spirit Gerakan Membela NKRI, dan Spirit Gerakan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat harus diejawentahkan oleh tiap lembaga dan badan otonom NU di OKU Timur. Kader-kader NU tidak ongkang-ongkang kaki, mesti menjadi penggerak agar kita menjadi bagian dari kaum yang dapat merubah keadaan yang lebih baik sehingga kehadiran NU berkontribusi secara nyata. Selamat menunjukkan NU sebagai garda terdepan !

Kontributor: Agung Rahadi Hidayat/HF

 

author IPNU

Saya Ipnu dari

Komentar