OFFICE :Gedung PBNU Lt. 5 Jl. Kramat Raya No. 164
CALL :(021) 3156480
PC IPNU - IPPNU MELAWAI MELAKUKAN PROSES REGENERASI DENGAN MAKESTA.

Melawai – Setelah vakum kegiatan beberapa bulan Pasca Ramadhan, NU Melawi mulai gebrakan baru dengan Kaderisasi. Kali ini sasarannya adalah generasi muda yakni remaja usia sekolah, dalam kegiatan MAKESTA ( Masa Kesetiaan Anggota ) serta HALAQAH KEBANGSAAN untuk memperkuat jaringan IPNU -IPPNU di tingkat Komisariat sekolah.
Dengan beberapa Kader NU serta aktivis IPNU dan IPPNU kabupaten Melawi, PCNU Melawi yg dimotori oleh Drs. Shofiyullah Sekretaris PCNU,  telah berjibaku melakukan MAKESTA di STKIP Melawi di bulan Februari 2018, di MA Negeri Nanga Pinoh bulan Juli 2018 dan tak tanggung tanggung, Agustus ini telah melaksanakan di dua Sekolah yakni MA Baitul Mal Pancasila pada 12 Agustus dan di SMK Bina Kusuma 2 pada 20 Agustus 2018
“ Kami sangat berharap kegiatan ini dapat berkesinambungan setiap tahun di beberapa sekolah, karena apabila kita laksanakan secara terpadu satu kegiatan yg mencakup beberapa sekolah maka hasilnya akan kurang maksimal. Apabila harus memperbanyak keterwakilan tiap sekolah akan menjadi kurang efektif karena peserta terlalu banyak.” demikian ulasan yg disampaikan Drs.Shofiyullah dalam sambutan Pembukaan Makesta di MA Baitul Mal Pancasila Nanga Pinoh.

Sangat membanggakan bahwa kegiatan ini mendapat respon yg cukup baik dari peserta maupun sekolah yg ditempati kegiatan.

Minat para remaja sangat besar terhadap kegiatan ini. Tak kurang dari 3 sekolah di Nanga Pinoh  yang sudah masuk daftar antrian utk minta dilaksanakan Makesta.

“ Kami kekurangan dana dan tenaga eksekutor di Lapangan” komentar Neti Nurhayati  Ketua PC IPPNU Melawi.
Setiap kali Makesta jumlah peserta tak kurang dari 40 orang melalui seleksi perwakilan kelas.

Penyelenggara sengaja membatasi peserta agar tercapai hasil yg optimal.

Adapun  Halaqah kebangsaan di beberapa sekolah tersebut PCNU bersama IPNU IPPNU Kabupaten Melawi sengaja menetapkan Thema :

“ Mencari patriot muda yang berwawasan keagamaan , kebangsaan dan berperikemanusiaan.” (Shofiyullah)

author IPNU Jakarta Pusat

Belajar Berjuang Bertaqwa

Komentar