OFFICE :Gedung PBNU Lt. 5 Jl. Kramat Raya No. 164
CALL :(021) 3156480
PERAN IPNU DAN IPPNU DALAM ERA MODERN

Amrul Haq (PAC IPNU Ampel Gading Pemalang)

IPNU dan IPPNU adalah dua organisasi yang besifat keterpelajaran, kekaderan, kemasyarakatan, kebangsaan dan keagamaan yang berhaluan Islam Ahlussunah Waljama’ah. Organisasi ini mempunyai peran yang sangat signifikan dalam era modern sekarang ini. Sebagai anggota IPNU dan IPPNU, merupakan sebuah kebutuhan untuk kita mengetahui peran penting IPNU dan IPPNU di era modern sehingga bisa menumbuhkan, mengembangkan dan meningkatkan rasa cinta setiap anggota kepada organisasi yang sudah berumur lebih dari setengah abad ini dengan tujuan agar IPNU dan IPPNU tetap eksis dan tidak tertelan oleh zaman.

Berbagai kemajuan zaman tentu menuntut suatu perlakuan baru atas cara dan langkah yang akan ditempuh dalam menjalani kehidupan di masa sekarang. Seperti halnya pelajar masa kini yang tentu memiliki karakter dan tantangan yang berbeda dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

Misalkan saja di era sekarang yang serba mengalami digitalisasi, merupakan sebuah dunia yang mempersempit jarak dan waktu. Generasi muda dalam hal ini pelajar terhanyut dalam lautan dunia maya. Sudah menjadi pemandangan biasa, bahwa anak muda sekarang lebih suka menggunakan sosial media seperti facebook, twitter, wechat, dan lainnya dibanding dengan berkumpul langsung untuk melakukan suatu proses sosial secara nyata. Memang tidak bisa dipungkiri bahwa era sekarang adalah seperti itu, tak mungkin dibendung, tapi lebih dalam taraf bagaimana mengelola potensi tersebut.

Peran sebuah organisasi yang riil secara sosial memang dalam keadaan menurun. Media digital telah menjadi salah satu kekuatan besar dalam membangun gerakan maupun mempengaruhi publik terhadap suatu gagasan. Hal ini terlihat dari beberapa kasus yang berawal dari ide melalui internet lebih menggunakan media sosial online, sebagai suatu cara untuk menggerakkan banyak orang.

Di sinilah awal dari bagaimana potensi ini bisa dimanfaatkan secara maksimal dalam rangka meninjau kembali peranan generasi muda khususnya pelajar NU. Dalam rangka memberikan kesadaran tentang bagaimana untuk merencanakan masa depan dirinya sekaligus mengembangkan pemikiran dan idenya dalam proses peranannya sebagai elemen masyarakat.

 Salah satu organisasi yang berada di ranah pemberdayaan generasi muda ini yaitu IPNU (Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama) dan IPPNU (Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama). Organisasi yang fokus dalam upaya untuk membina pelajar, santri dan mahasiswa yang notebene adalah generasi muda NU.

Generasi muda yang memiliki kapasitas intelektualitas yang dari proses mengenyam pendidikan tentu bermuara pada suatu upaya taktis untuk menghasilkan calon-calon pemimpin masa depan.

IPNU-IPPNU yang merupakan organisasi yang bersifat “mengurus” pelajar, aspek pengkaderan sesuai dengan khittah (visi dan misi) dan kultur keaswajaan yang meliputi bagaimana kader-kader yang dihasilkan memiliki paham Ahlus Sunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah yang mencakup aspek aqidah, syariah dan akhlak.

Peranan generasi muda yang kini mulai dilirik menjadi sinyal positif atas berlakunya suatu hukum organisasi sebagai suatu pemegang peranan penting. Hal yang penting ketika melihat peranan kader-kader IPNU-IPPNU di kancah nasional. Melalui berbagai bidang yang menjadi bakat dan minatnya menjadikan pemberdayaan secara menyeluruh menjadi tumpuan bagi peranan organisasi dalam melihat peluang ini.

Garis haluan IPNU-IPPNU yang menjadi “anak” dari Nahdlatul Ulama merupakan faktor yang harus mulai dikembalikan lagi. Di samping tetap memperluas cakupan pengkaderan.

Tindak lanjutnya dapat diberikan dalam melihat peluang akan peranan intelektual muda dalam membangun bangsa melalui pengembangan soft skills dan juga penggemblengan secara organisasi. Daya tarik IPNU-IPPNU yang unik dan khas harus tetap dimunculkan seperti kultur keagamaan ala NU. Para pelajar yang terus mengalami proses belajar baik secara akademik maupun organisatoris yang akan mampu membangun suatu mental sosial secara memadai. Perjuangan segera dimulai. Bergandengan tangan untuk menunjukkan kualitas dari kader muda NU. Hingga akhirnya dapat menjadikan IPNU-IPPNU menjadi organisasi kepelajaran yang dapat menunjukkan kiprah riilnya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara

Peran IPNU dan IPPNU di era modern.

IPNU dan IPPNU sebagai organisasi untuk memfilter informasi negatif dari era modern.

Kita tahu bahwa era modern atau bisa disebut era globalisasi merupakan sebuah era dimana tempat bukan lagi penghambat/penghalang kita untuk mendapat informasi. Informasi bisa kita dapat dengan sangat mudah di era ini. Tapi, tidak semua informasi itu bagus. Banyak sekali informasi yang seharusnya tidak diinformasikan, contohnya video video yang tidak layak untuk ditonton, dan masih banyak lagi. Dan dengan ikut organisasi yang berhaluan aswaja insya Allah bukan tidak mungkin kita bisa menyaring, memilih, mengambil mana info yang baik dan tidak

IPNU dan IPPNU sebagai benteng dari aswaja dari aliran aliran baru.

Baru baru ini banyak sekali aliran baru yang bermunculan yang membawa nama islam tapi berjiwa teroris. Mereka jihad menggunakan bom. Kebanyakan mereka merekrut pelajar. Dan peran IPNU dan IPPNU di sini adalah sebagai benteng agar kita mempunyai fondasi ajaran ahlussunnah wal jama’ah yang kuat sehingga kita tidak mudah terpengaruh oleh aliran aliran baru tersebut.

IPNU dan IPPNU sebagai wadah untuk bersilaturrahmi.

Era modern adalah era dimana tak ada jarak negara timur dan barat. Budaya timur  khususnya Indonesia dan barat banyak yang berbeda. Karena era modern ini, banyak sekali orang orang meniru budaya mereka seperti individualisme, lo lo gue gue, I dont care dan semacamnya. IPNU dan IPPNU bisa mengatasi hal ini, dengan cara mengadakan runtinan, bukan kata lo lo gua gua melainkan kita adalah satu karena kita IPNU dan IPPNU. (10/06/16)

author IPNU Jakarta Pusat

Belajar Berjuang Bertaqwa

Komentar