OFFICE :Gedung PBNU Lt. 5 Jl. Kramat Raya No. 164
CALL :(021) 3156480
Peringati Hari Santri Nasional, Pc Ipnu Ippnu Ponorogo Ternyata Membuka Serangkaian Peringatan Dengaan Ini
Penyampaian Materi Kepenulisan Berita Oleh Sahabat Nur Wahid(radar Ponorogo)

Ponorogo, MCP NU- Buka serangkaian hari santri nasional, Pimpinan Cabang IPNU IPPNU Ponorogo gelar pelatihan crew media center pelajar NU(MCP NU), di Lembaga Pendidikan Maarif NU Ponorogo, Ahad (7/10/2018).
“Kita tidak bisa melarang berita/konten hoax dan rasis tetap ada, namun kita bisa menyaingi untuk menangkisnya” Kalimat tersebut adalah ungkap Mazaya(24) selaku ketua PC IPPNU Ponorogo sebelum membuka kegiatan pelatihan.
Pelatihan ini sebagai bekal bagi seluruh calon crew berjumlah 22 peserta yang telah lolos dalam tahap seleksi, yang mana pada kelas jurnalis, setiap calon wajib mengirimkan berita seputar pelajar dan untuk kelas desain dilakukan interview sebagai seleksinya.
Kegiatan tersebut tidak hanya dikemas dalam bentuk seminar atau ceramah, namun setiap peserta pelatihan harus menyajikan sebuah produk desain se kreatif mungkin dan sesuai dengan yang disampaikan pemateri, untuk kelas desain Sahabat Dodik Nur Cahyo Founder Santri Desain Comunity (SDC) sebagai pematerinya.
Sama dengan kelas desain, peserta kelas jurnalistik juga harus menyajikan berita yang sesuai dengan kaidah, yang mana telah diberi arahan sebelumnya, oleh Sahabat Nur Wahid(Wartawan Radar Ponorogo).
Selain sahabat Nur Wahid, juga ada sahabat Lathiful Habibi(Wartawan Jawa Pos) yang mengarahkan bagaimana penyajian berita dalam situs ofline ataupun online.
Mereka berdua yang nota bene nya adalah alumni pengurus IPNU Ponorogo, berharap pelatihan ini tidak berhenti begitu saja. Namun, setiap peserta dapat menghasilkan produk, utamanya seputar pelajar disetiap daerah masing-masing.
Untuk menanggapi harapan diatas, PC IPNU IPPNU Ponorogo menyediakan masa percobaan bagi calon crew dengan mewajibkan setiap calon, menulis 5 berita seputar Hari Santri di lingkup Ponorogo bagi kelas jurnalistik. Serta membuat meme ala santri untuk kelas desain, dalam kurun waktu 22 hari semenjak pelatihan.
Menurut salah satu peserta pelatihan “Pelatihan ini sangat berguna, disini diajari secara detail mengenai dunia jurnalistik, tak hanya itu, kita langsung diajak untuk memperaktekkan. Diharapkan setelah adanya pelatihan ini, kami dapat menjadi seorang jurnalis yang lebih profesional” ungkap Dewi(16).

author IPNU Kab. Ponorogo

Seorang penggali tabir sejarah, Dewi Ramayanti IPPNU dari Karangjoho, Badegan, Ponorogo.Ayo Nguripi Organisasi, bukane numpang Urip ng Organisasi.

Komentar