You are here
NEWS OPINI WARTA 

SURAT CINTA UNTUK NKRI


oleh : Vinanda

Selamat pagi insan negri bumi pertiwi, Selamat Pagi pak POLISI, pak TNI, beserta jajaran Aparatur Negara lainnya yang tak dapat saya sebutkan satu-persatu.

Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa selalu melindungi, memberikan Rahmat, Hidayah serta Inayahnya kepadamu.

Semoga Tuhan selalu memperlancar segala urusan mulia mu.

Salam Sejahtera selalu ku ucapkan kepadamu, wahai sang militan Negara Kesatuan Republik Indonesia ku ini.

Melalui sepucuk surat ini, saya ingin mencurahkan segenap isi hati saya, serta segenap pemikiran saya sebagai Warga Negara Indonesia, walaupun secara Hukum, Belum Sepenuhnya Sah karena belum memiliki Kartu Tanda Penduduk.

Saya dengar, belakangan ini ada segelintir oknum yang geram ingin mengganti ideologi NKRI. Kenapa, dan untuk apa?. Tanda tanya besar itu selalu menghiasi kepalaku ini. Mereka berfikir, NKRI ini tidak sesuai dengan pemahaman Syari’at Islam-nya mereka. Mereka berfikir, PANCASILA, BHINEKA TUNGGAL IKA, UUD 1945, NASIONALISME & PATRIOTISME itu tidak ada Dalilnya. Bahkan mereka berkehendak untuk mengganti Ideologi Bangsa yang sudah terbentuk sejak 1945 ini menjadi Ideologi ala Islam-nya mereka, menurut pemahaman mereka dan seenak hati mereka.

Saya sangat sedih mendengar berita provokasi yang kini sudah beredar di kalangan muda-mudi, _wabil khusus_ kalangan Pelajar, Saya sangat sedih ketika kata yang pertama dilontarkan kawan-kawan seperjuangan saya adalah kalimat Provokatif yang tidak mendidik, Saya sedih ketika banyak muda-mudi dan pelajar menyetujui mengganti Ideologi Bangsa ini, Saya sedih ketika jiwa Nasionalisme dan Patriotisme tak lagi diterapkan di Negara ini, Saya sedih ketika Empat pilar Filsafah NKRI ini tak lagi dianggap di negeri ini, dan saya akan benar-benar sedih ketika sang saka merah putih tak lagi di gantung tinggi dan di hormati.

Bukankah para Pahlawan, para Syuhada *”Founding Father”* negara ini telah menyumbangkan segenap Harta benda, Pemikiran, Tenaga bahkan darah untuk berjuang hingga darah penghabisan di medan perang demi menegakan keadilan, mengambil hak negara ini yang diambil para Kolonial dan para Penjajah?.

Mereka rela berjuang mati-matian demi tegaknya NKRI demi tegaknya Pancasila demi Keutuhan Bangsa Indonesia.

Negara ini tak seperti negara impianku ketika saya masih kecil dulu. Dulu, belum banyak masyarakat yang di sibukkan dengan bermain _Gadget_, bermain sosial media, bahkan _Handphone_ pun kala itu masih jadul, dan kami belum mengenal internet. Sehingga, waktu kami habis dengan kebersamaan. Kami selalu bermain kesana kemari berlari-larian bahkan hingga tengah malam bermain “Jamuran”. Tak ada rasa lelah, yang ada senang dan gembira karna kami bisa bermain bersama di tengah lapangan. Dan yang menjadi kenangan saya yang paling berharga adalah ketika dulu, yang kami nyanyikan kesana kemari adalah lagu Balonku, Cublak-Ciblak suweng, sholawatan dan lagu kebangsaan. Semua itu adalah kenangan manis masa lalu yang saat ini telah menjadi tangisan sedu karna segelintir oknum.
Apakah semua lagu kebangsaan yang kami kenal sejak balita ini tak lagi ada? sudah tergantikan dengan lagu Punk, Pop, Rock, dan lain sebagainya?. Bagaimana bisa?. Di dalam lagu tersebut mengandung banyak makna kebhinekaan, Kesatuan, persatuan, Ke Negaraan dan masih banyak lagi.

Indonesia ini kan beragam perbedaan, kita harus saling menghormati, menyayangi, menghargai perbedaan itu. Tak ada yang mayoritas dan minoritas dalam ber-NKRI, yang ada mayoritas disini adalah kita, Rakyat Indonesia yang lahir hingga dibesarkan di bumi pancasila ini.

Makan minum segala keperluan apapun disini, jadi kita harus jaga keutuhan NKRI.
Pak, pesan saya, jangan pernah menyerah dalam mengabdi untuk NKRI. Saya katakan Mengabdi, bukan bekerja.

Sebab mengabdi lebih cenderung ke Ikhlas. Ikhlaslah, tak usah kau hiraukan mereka yang mencaci-maki, mengolok-olok bahkan hingga memfitnahmu.

Tetaplah berjuang mengabdi untuk NKRI. Jangan khawatir, kami selalu mendukung asalkan itu baik untuk masa depan Rakyat dan NKRI.

Cintai Negrimu Cintai Bangsamu Cintai Cintai Cintai !!

Salam sejahtera.
_Barokallahu fikum_.
Moga Tuhan memberkati.
Tetaplah bersatu padu dalam genggaman Bhinneka Tunggal ika di bumi Pancasila.
NKRI Harga Final !!

Related posts

Leave a Comment