OFFICE :Gedung PBNU Lt. 5 Jl. Kramat Raya No. 164
CALL :(021) 3156480
Tuhan, Selamatkan Saya Dari Semrawutnya Grup WhatsApp

Oleh: Kifayatul Ahyar

Semenjak WhatsApp (WA) memiliki fitur group, teman-teman saya seperti sedang berlomba-lomba membuat grup WhatsApp. Apa-apa dibuat grup, apa-apa ada grupnya, belum apa-apa sudah ada grupnya, grupnya sudah ada tinggal masuk saja.

Grup WhatsApp seolah menjadi sebuah kewajiban yang harus ada didalam sebuah perkumpulan. Sedang bagi yang tidak masuk grup tersebut seolah-olah mendapat dosa besar, apalagi yang tidak memiliki WhatsApp, dosanya bisa berlipat-lipat ganda tuh. He he he…

WhatsApp memang hebat, karena menuntut HP Android kita supaya kuat, kuat menanggung beban obrolan dan percakapan, yang serat akan guyonan. Dan bagi yang memiliki HP Android jadul, saya sarankan untuk segera ganti dengan versi yang terkini, bukan apa-apa, hanya untuk mengantisipasi lamanya loading saja.

Karena ramainya grup WhatsApp itu melebihi ramainya pasar rakyat, semrawutnya grup WhatsApp juga melebihi semrawutnya jalanan kota. Maka dari itu, bagi warga Desa Grup, Kecamatan WhatsApp, Kabupaten Android, Provinsi Medsos supaya lebih berhati-hati ketika melintasi di jalan Dunia Maya. Karena jalanan sedang licin, jangan asal menyalip sembarangan, hindari ber-WhatsApp-an dalam kondisi ngantuk, dan patuhi rambu-rambu lalulintas yang ada, serta jangan lupa berdo’a.

“Tuhan, selamatkan saya dari semrawutnya grup WhatsApp!” Semoga perjalanan anda menyenangkan dan HP Android anda selamat sampai tujuan.

Editor: HF

author IPNU Jakarta Pusat

Belajar, berjuang, bertaqwa

Komentar