OFFICE :Gedung PBNU Lt. 5 Jl. Kramat Raya No. 164
CALL :08155555754
Cara Mudah Memperoleh Peringkat Satu di Kelas

Oleh: Mochammad Yudha Bhakti

Ternyata menjadi peringkat satu itu tidak sulit. Pasti kalian bertanya-tanya “Kok tidak sulit?” Ya, memang tidak sulit. Kali ini saya akan mengungkap “Rahasia Peringkat Satu di Kelas”. Tapi ingat, ini bukan sesuatu yang instan melainkan ini sesuatu yang dilakukan bertahap “step by step“. Dan tidak lupa saya menyebutkan bahwa cara ini membutuhkan kerja keras, ketekunan, motivasi yang tinggi, satu hal lagi yaitu berdo’a.

Jika kalian sudah membaca paragraf pertama dan kalian bukan tipe orang yang saya sebutkan tadi berarti berhentilah membaca, karena jika diteruskan itu hanya akan membuang-buang waktu anda. Tetapi jika anda termasuk kategori diatas berarti lanjutkan membaca. Yap, sudah waktunya saya untuk memberitahukan kepada anda, simak baik-baik.

  1. Turuti Kata Gurumu

Seperti judulnya “Turuti Kata Gurumu” maksudnya adalah semua perintah guru harus anda lakukan. “Kok harus nurut sama guru? Gue benci guru itu.” Kenapa harus benci? Janganlah anda membenci guru, tapi enjoy saja dengan guru tersebut. Kenapa? Seperti judulnya, jika kalian menuruti perintah guru tersebut maka guru itupun akan berpikir seperti ini: “Dia muridku yang paling nurut, aku kasih nilai plus.” Apa kesimpulannya? Kesimpulannya adalah jika seandainya nilai kalian hanya pas KKM, dan saat guru itu ingat akan anda yang selalu nurut, pasti guru tersebut akan menaikkan nilai kalian. Gak percaya? Buktikan sendiri.

2. Aktif di Kelas

Apa maksudnya aktif di kelas? Sebenarnya ini berkaitan dengan cara nomor satu. Aktif disini adalah aktif dalam suatu pelajaran, karena jika kita aktif maka guru itu akan suka pada kita. Misalkan: “Anak-anak, siapa yang mau mengerjakan soal di papantulis?” Jangan hanya diam, tapi maju dan kerjakan soal itu, tidak peduli salah atau betul jawaban anda yang penting berani mengungkapkan jawaban. Dan jika guru menunjuk kalian untuk mengerjakan soal, kerjakan saja soal itu semampu kalian. “Jangan sekali-kali menjawab saya tidak tahu, jawaban itu adalah jawaban yang dibenci guru.” Paling tidak, guru itu akan menghargai jawaban kalian dan lagi-lagi dapat nilai plus.

3. Jujur

Guru lebih senang kalau muridnya jujur. Kenapa? Karena zaman sekarang orang jujur adalah orang yang paling dicari. Dicari untuk apa? Akan kita bahas lain kali, hehehe. Contoh tindakan jujur: tidak menyontek saat ada ulangan. “Jika tidak menyontek nanti nilaiku jelek!” Jelek? Saya kan sudah bilang, ini buat orang yang sungguh-sungguh bukan yang malas. Tapi jangan khawatir, seandainya nilai kalian jelek kalian masih punya nilai simpanan. Kenapa? Karena jika kalian sudah melakukan cara pertama dan kedua, kalian sudah mendapat nilai plus yang cukup banyak. Mungkin nilai ulangan kalian rata-rata cuman 60, tetapi jangan khawatir saat pengambilan bisa melebihi KKM lho. Misal jika KKM 70, maka nilai kalian yang tadinya 60 bisa menjadi 71/72/73. Gimana? Mudah kan?

Editor: HF

author IPNU Jakarta Pusat

Belajar, berjuang, bertaqwa

Komentar