OFFICE :Gedung PBNU Lt. 5 Jl. Kramat Raya No. 164
CALL :08155555754
Ipnu Ippnu Ranting Terban Gelar Haflah Milad Ipnu Ke64 Dan Ippnu Ke63
Pimpinan Ranting Ipnu & Ippnu Desa Terban

Warungasem – Dalam menyambut bulan suci Ramadhan sekaligus memperingati Hari Lahir IPNU ke-64 dan IPPNU ke-63 yang jatuh pada tanggal 24 Februari dan 02 Maret Pimpinan Ranting IPNU IPPNU menggelar Pengajian bertemakan “Hari Lahir sebagai Refleksi Diri dalam Berkarya, Berbangsa dan Bernegara” dengan mengundang pembicara Bapak Ustadz Ahmad Syakir, salah satu Ustadz muda yang dimiliki desa Terban pada Sabtu (12/05). Kegiatan ini ditempatkan di Madrasah Diniyah Ribathul Mubtadi’in desa Terban.

Dalam acara tersebut hadir Rois Suriah NU desa Terban Bapak KH. Fatkhurrohman, Tanfidziyah NU desa Terban Bapak H. Muhammad Yusuf, Fatayat NU dan Gerakan Pemuda Ansor ranting Terban serta dari Pimpinan Anak Cabang IPNU IPPNU kecamatan Warungasem.

Rangkaian kegiatan tersebut dimulai dengan pembacaan istighotsah yang dipimpin oleh bapak KH. Khaerozi, dilanjutkan dengan pembacaan maulid barzanji yang diringi grup rebana At-Tarbani Shiddiqiyah dan dilanjutkan dengan acara inti yakni mauidhoh khasanah yang disampaikan oleh bapak Ustadz Ahmad Syakir dan diakhiri dengan makan bersama ala besi yang sebelumnya ditutup dengan doa penutup.

Rois Suriah NU desa Terban dalam sambutannya berpesan kepada rekan dan rekanita baik pengurus maupun anggota untuk selalu belajar menambah wawasan agar diri dan otak bisa berkembang sekaligus untuk menghadapi tantangan zaman yang mana sudah semakin keras. Jiwa IPNU IPPNU harus selalu dipikul dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, hal ini sebagai wujud pengabdian dan cinta kepada Nahdlatul Ulama. ‘Alaikum bisunnatii wasunnati khulafa’ ar-rasyidin sebagai dasar utama dalam bermanhaj Ahlunssunah Wal-jamaah.

Dalam mauidhoh khasanah, beliau bapak Ustadz Ahmad Syakir menyampaikan beberapa pesan diantaranya terkait perjuangan mbah Tolchah Mansoer (pendiri IPNU) dalam mendirikan dan mengembangkan organisasi keterpelajaran IPNU. Beliau juga berpesan kepada kader kader IPNU IPPNU untuk selalu menjaga marwah nama baik IPNU IPPNU dimanapun dan kapanpun, karena IPNU dan IPPNU sejatinya adalah organisasi dibawah naungan Nahdlatul Ulama. Pesan beliau yang terakhir adalah kader IPNU maupun IPPNU harus selalu belajar, belajar dan belajar guna membentengi diri dari akidah diluar Ahlussunnah Wal-Jama’ah.

author IPNU Kab. Batang

Nama saya Muh. Syaiful Anam dan saya adalah Pelajar NU dari Kab. Batang

Komentar