• April 7, 2021
  • syakirnf
  • 0

Pelajar NU Kota Manado Gelar Aksi Pelestarian Lingkungan

Manado, Media IPNU

Untuk mendukung pelestarian lingkungan hidup, Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdhatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdhatul Ulama (IPPNU) Kota Manado, berkerjasama dengan Kelompok Pencinta Alam Bebas (KPAB) Tunas Baru melakukan penanaman pohon di gunung Lokon, Kayawu, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon, Sulawesi Utara, Minggu (4/4).

“Ada 100 bibit pohon Jati Putih yang ditanam. Meski hujan turun saat menuju llokasi dan membasahi jalur pendakian hingga membuat jalurnya licin sebab medan gunung Lokon banyak yang berbatu,” ungkap Alif selaku komandan DKC CBP Manado.

Meski demikian, imbuh Alif, tidak menyurutkan sedikit pun semangat dan usaha para peserta dalam mendaki dan menaklukkan gunung Lokon.

Bukan hanya menanam, para peserta juga mendapatkan edukasi berupa arahan dan penjelasan tentang bibit yang akan ditanam di gunung Lokon.

Salah satu pendiri organisasi KPAB Tunas Baru, Jefri Hendra Makalew menjelaskan bahwa pohon Jati Putih ini cocok dengan media tanam yang berpasir, berbatu, dan ketahanan kayu Jati Putih terhadap gunung Lokon yang masih aktif.

“Pertama melihat dari struktur tanah yang ada di gunung Lokon yaitu pasir, berbatu yang cocok untuk tanaman Jati Putih. Kedua mengingat gunung Lokon adalah gunung aktif yang sewaktu-waktu bisa meletus, dengan demikian Jati Putih bisa kembali tumbuh walaupun sebagian pohonnya suda terbakar. Kami rasa Jati Putih sangat cocok untuk gunung Lokon,” Jelas Jefri.

Tujuan ketua PC IPNU Manado Syahdam Wahab untuk melestarikan lingkungan, lebih khususnya yang ada di gunung Lokon dengan terlibatnya pelajar Nahdlatul Ulama (NU) agar bisa mengurangi polusi udara.

“Dari kegiatan penanaman bibit pohon ini yang pasti untuk mencegah proses erosi di gunung Lokon dan juga kami berharap dari adanya kegiatan penanaman pohon ini bisa mencegah polusi dan pemanasan global,” ungkap Syahdam saat diwawancarai oleh media IPNU.

Menurut Ketua KPAB Tunas Baru, Nobri Pangkey menuturkan selepas dari penanaman ini akan diadakan perawatan rutin baik itu dari PC IPNU IPPNU Kota Manado dan KPAB Tunas Baru.

“Langkah awalnya harus di lakukan setelah penanaman yaitu perawatan rutin dalam jangka waktu satu minggu, satu bulan maupun satu tahun. Agar pohon Jati Putih yang ditanam di gunung Lokon akan menghasilkan pohon yang subur dan menghasilkan oksigen yang baik di hirup ketika melakukan pendakian,” pungkas Novri Pangkey.

Pewarta : Suparyanto
Editor: M Hasyim Azhar