• April 20, 2021
  • syakirnf
  • 0

Pelajar NU Sidorejo Batang Isi Ramadhan dengan Kegiatan ‘Darling’

Batang, Media IPNU

Dalam rangka mengisi kegiatan bulan suci Ramadhan, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Desa Sidorejo, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Jawa Tengah mengadakan Tadarus Keliling atau Darling.

Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan setiap Ramadhan dan sudah berjalan tiga tahun berturut-turut.
Dalam pelaksanaannya, Darling digelar di masjid dan mushala se-Desa Sidorejo dengan jumlah sebanyak 3 masjid 15 mushala.

Tahun ini, Darling dimulai sejak 18 April hingga 6 Mei 2021 atau bertepatan pada 7 Ramadhan 1442. Acara dimulai pukul 16.00 WIB hingga menjelang adzan maghrib.

“Tadarus keliling harus tetap berjalan, saya sangat senang apabila anak muda meriahkan bulan suci dengan kegiatan positif, ramadhan merupakan bulan berkah untuk meningkatkan amal ibadah,” ucap Ahmad Musyafa, Takmir Masjid At Taqwa, Dukuh Cluluk, Desa Sidorejo, pada Senin (19/4).

Ia mengatakan, masyarakat sangat antusias dengan adanya Darling tersebut. Mereka berbondong-bondong menghidangkan konsumsi untuk berbuka puasa. Hal itu sebagai wujud bahwa masyarakat sangat responsif dengan kegiatan yang dilaksanakan IPNU IPPNU Desa Sidorejo.

Sementara itu, Ketua IPNU Desa Sidorejo Aditya Irfani menyampaikan bahwa sebenarnya IPNU IPPNU Desa Sidorejo tidak ingin masyarakat terbebani dengan antusiasme dalam menyediakan konsumsi.

“Semangat masyarakat perlu diapresiasi, saya harap rekan dan rekanita bisa istiqamah dan tetap semangat menjalankan kewajiban puasa,” harapnya.

Ia menambahkan, selain beribadah kepada Allah, Daring diadakan dengan maksud mempererat hubungan antara organisasi yang beranggotakan pelajar dengan masyarakat sekitar.

Senada, Ketua IPPNU Desa Sidorejo Dwi Listiyani mengatakan, Darling menjadi wadah membentuk kader IPNU IPPNU dalam bidang agama. Tujuannya, membangkitkan semangat para pengurus dan kader untuk membaca Al-Quran. Terlebih, mengingat zaman yang mulai terbawa arus globalisasi dan bisa saja menarik generasi muda ke dalam arah negatif.

“Karena itu diperlukan upaya untuk menjaga tradisi dan budaya Ramadhan, termasuk tadarus ini,” terang Listiyani.

Ditambahkan, Darling dilaksanakan untuk memberikan alternarif kegiatan yang positif kepada generasi muda, apalagi dilaksanakan di bulan suci Ramadhan. “Insyaallah akan mendapat pahala berlipat ganda,” pungkasnya.

Kontributor: Septy Aisah
Editor: Aru Elgete