OFFICE :Gedung PBNU Lt. 5 Jl. Kramat Raya No. 164
CALL :08155555754
Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyyah Wisudakan 306 Penghafal Al-Quran

Sumedang – Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyyah yang berdomisili di Desa Sukamantri, Kecamatan Tanjungkerta, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat menyelenggarakan wisuda Khotmil Qur’an ke-14, Sabtu malam (29/7). Sebanyak 306 penghafal Al-Quran  diwisuda dalam kegiatan tersebut. Adapun rincian wisudawan sebagai berikut: golongan bilghoib juz 30 putra sebanyak 110 orang, bilghoib juz 30 putri 109 orang, golongan binadzor 30 juz putra 26 orang, binadzor 30 juz putri 42 orang, golongan bilghoib 30 juz putra berjumlah 12 orang, dan bilghoib 30 juz putri berjumlah 7 orang. Rangkaian kegiatan dimulai dengan pawai ta’aruf pada sabtu ba’da dzuhur. Sekitar 2000 orang yang terdiri dari para wisudawan dan penggembira mengikuti pawai ta’aruf. Sabtu ba’da maghribnya dimulai kegiatan inti yaitu prosesi wisuda khotmil Qur’an sampai larut malam.

Ketua panitia wisuda, Syarif Hidayatullah mengatakan bahwa tujuan wisuda khotmil Qur’an ini dilaksanakan salah satunya merupakan bentuk apresiasi terhadap para penghafal Al-Quran di Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyyah. Selama ini mereka telah berjuang dalam menyelesaikan target hafalan Al-Qurannya. Begitu selesai, maka perlu adanya bentuk apresiasi dengan diwisuda. Selain itu, wisuda khotmil Qur’an ini dilaksanakan untuk meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an bagi masyarakat pada umumnya sehingga lebih terlihat kesemarakan nilai-nilai Islam, dan pada akhirnya tercipta suatu tatanan kehidupan masyarakat yang Qur’ani.

Sementara Kepala Madrasah Al-Quran Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyyah, H. Sa’dulloh mengatakan target wisuda khotmil Qur’an kali ini yaitu terbentuknya generasi muslim yang berilmu amaliah, beramal ilmiah, berakhlak karimah dan berjiwa qur’ani sesuai dengan tuntunan Al-Qur’an. Selain itu, santri dan masyarakat diharapkan lebih giat lagi dalam menggali dan mengkaji Al-Qur’an. Dengan adanya wisuda khotmil Qur’an ini, H Sa’dulloh juga berharap agar santri dan masyarakat senantiasa berpedoman pada Al-Qur’an dalam berprilaku kehidupan sehari-harinya serta tertanamnya Al-Qur’an baik secara hafalan maupun pengamalan sehingga selalu dapat mengikuti dan menyikapi perkembangan zaman dengan lebih baik.

(Ayi Abdul Kohar/HF)

author IPNU Jakarta Pusat

Belajar, berjuang, bertaqwa

Komentar