OFFICE :Gedung PBNU Lt. 5 Jl. Kramat Raya No. 164
CALL :08155555754
PP IPNU Kenalkan Akulturasi Budaya Lokal Indonesia dengan Islam di Taiwan

Wakil Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Achnaf Al-Asbahani di Meseum Nasional Sejarah Taiwan (Foto: Achnaf Al-Asbahani)

Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU) mewakili Pemuda Muslim Indonesia mengutus Achnaf Al-Asbahani dalam kegiatan “2019 Taiwan Muslim Youth Exchange Program”. Kegiatan yang dihadiri beberapa negara di Asia itu diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri Taiwan (Ministry of Foreign Affairs) pada tanggal 25-31 Agustus 2019.

Para peserta yang mengikuti kegiatan tersebut saling berbagi kisah tentang bagaimana kondisi Islam di negara masing-masing. Sebagai perwakilan Pemuda Muslim Indonesia, Achnaf bercerita bahwa Islam di Indonesia terasa sejuk, bahkan budaya lokal pun bisa diakulturasikan dalam beribadah.

“Contohnya adalah kain batik sebagai budaya Indonesia yang seringkali digunakan untuk salat atau ibadah lainnya,” kata Wakil Sekretaris Umum PP IPNU itu.

Saat berbagi kisah, para peserta yang mendengarkan tertarik untuk berkunjung ke Indonesia untuk menyaksikan langsung bagaimana muslim di Indonesia.

Di kota terbesar di Taiwan itu Achnaf dikenalkan budaya dan keberadaan muslim di Taiwan. Ia mengaku kagum dengan toleransi rakyat Taiwan terhadap pemeluk agama Islam.

“Muslim di sana minoritas banget, tapi toleransi warganya luar biasa. Selama di sini, kalau kita mau sholat mereka kosongkan satu ruangan untuk tempat kita sholat. Begitu juga dengan makanan. Sarapan di hotel, kita (muslim) selalu disiapkan piring dan alat-alat makan khusus untuk ambil makanan-makanan halal,” ungkapnya.

Selama seminggu di Negeri Naga Kecil Asia itu Achnaf juga mengunjungi Istana Presiden, masjid, kampus, dan belajar beberapa teknologi yang dimanfaatkan di sana, serta saling bertukar informasi mengenai budaya masing-masing negara.

Untuk mengikuti kegiatan tersebut, Achnaf harus mengikuti tahap seleksi dari awal. Ia harus menyaingkan esainya agar lolos seleksi.

(Subhan/Syakir NF)

author IPNU Jakarta Pusat

Belajar Berjuang Bertaqwa

Komentar