OFFICE :Gedung PBNU Lt. 5 Jl. Kramat Raya No. 164
CALL :08155555754
SENI BUDAYA 21/07/2018 2:34

Sajak Negri Tua

Sajak Negri Tua
Negri Tua

/1/ 

Lihatlah di sini

Di negri ini

Pertikaian merebut ruang

Sumpah serapah menghias udara

Mereka yang bercanda

Kini mulai mengambil prasangka

Mereka berkumpul

Hanya soal berdiri dan menjatuhkan

 

Dengarlah di sini

Di negri ini

Untuk hitam yang tak padu dengan putih

Kini berujung sayat pedang

Menghantarkan alamat duka tangisan

Untuk alam yang terus bersahaja

Kini bercerita bersama lara:

cukong-cukong meludahi tani dan buruh

 

Lalu yakinlah atas semua ini

Atas negri ini

Adalah niscaya bahwa mereka ,

jatuh dan tersungkur

karna murka semesta

 

/2/

Di negri tua, tanah hanya ladang
pertaruhan ambisi
Semakin beringas, semakin tak tahu arah
Di negri tua, citra mengambil alih
Tenda munafik menutupi cinta
Sampah jadi permata
Berlian berubah sengsara
Kota semakin jenuh
Desa terlalu keruh
Rakyat semakin acuh
Pemimpin melotot sambil riuh
Koyak moyak, hukum ternodai
Di negri tua, darah menetes bukan menjadi aib
Melainkan sebuah tanda kehebatan
/3/

Negri tua merangkak, menerjang
Tangis dan jenuh untuk pemilik peradaban
Kota-kota berjanin arogan
Angkuh melahirkan binasa
Negri tua menjerit sakit
Ambisi terlampau pahit
Didurhakai budaya
Dipecundangi bahasa
Dimakan telak penguasa
Tertipu wadyabala

Di negri tua, benar tak bersua
Menang menjadi cita-cita

Februari 2017

author IPNU Kab. Cilacap

Nama saya Dyaz Choirul Bachtia dan saya adalah Pelajar NU dariKab. Cilacap

Komentar